Scott Parker tidak lagi menjabat sebagai manajer Burnley. Pria Inggris berusia 45 tahun itu dianggap bertanggung jawab atas degradasi tim dari Liga Premier.
Minggu lalu, Burnley menelan kekalahan 0-1 di kandang sendiri dari Manchester City. Selama empat pertandingan terakhir, Mike Jackson akan memimpin tim sebagai pelatih interim.
Melalui situs web klub, Parker, yang memiliki karier gemilang sebagai pemain dan pernah menjadi pemain internasional Inggris, menyampaikan perpisahan yang pantas. “Merupakan suatu kehormatan besar bagi saya untuk memimpin klub yang luar biasa ini selama dua tahun terakhir. Saya menikmati setiap momennya, tetapi saya rasa sekarang adalah waktu yang tepat bagi kedua belah pihak untuk mengambil arah yang berbeda.”
Konflik
Quilindschy Hartman kembali berpisah dengan seorang pelatih yang hubungannya dengannya tidak harmonis. Di Feyenoord, ia hengkang karena tidak akur dengan Robin van Persie.
Hubungannya dengan Parker pun memburuk setelah beberapa bulan pertamanya di Inggris. Pemain internasional Belanda berusia 24 tahun itu sempat tidak dimasukkan dalam skuad pertandingan dan sejenak tampak seolah-olah ia akan pindah ke Ajax.
Akhirnya, Hartman tetap di Burnley, di mana ia berdamai dengan Parker. Dalam lima pertandingan terakhir, ia kembali mendapat tempat di starting line-up.
Masih menjadi pertanyaan apakah Hartman akan turun ke Championship bersama Burnley musim depan. Bek sayap ini memiliki kontrak hingga pertengahan 2029, namun ia merupakan pemain yang cukup mahal bagi klub Inggris tersebut.


