Bukan Cuma Cristiano Ronaldo, Real Madrid Juga Menyesal Kehilangan Achraf Hakimi

Komentar()
ASHRAF HAKIMI BORUSSIA DORTMUND
Getty Images
Pelajaran yang dipetik Los Blancos dari Hakimi? Jangan terlalu mudah melepas youngster.

Ketika Spanyol bentrok dengan Maroko di Piala Dunia, ada satu pemain kelahiran Madrid yang mencuri perhatian. 

Tetapi anehnya, jebolan akademi Real Madrid Achraf Hakimi tidak masuk dalam susunan pemain La Roja namun dia mewakili negara orang tuanya.

Sebuah kehilangan besar bagi Spanyol tetapi keuntungan untuk Maroko. Pemain berusia 19 itu tidak hanya tampil layaknya pemain berpengalaman tetapi dia juga memperlihatkan kedewasaan. 

Saat itu Maroko sudah tereliminasi namun sang bek sayap mengatakan pendekatan timnya terhadap laga di Grup B tersebut tetap serius. 

Achraf Hakimi Morocco Spain World Cup 2018 250618

"Saya akan menghadapi rekan satu tim dan ini spesial namun tidak ada kawan di atas lapangan," ungkapnya ketika itu. 

"Kami bermain untuk negara, mewakili banyak orang. Tidak hanya bagi orang-orang Maroko yang tinggal di Spanyol tetapi untuk seluruh bangsa. Kami punya cara bermain sendiri dan harus kompetitif tanpa rasa takut menemui kegagalan."

Maroko menyerap kata-kata Hakimi dan nyaris mengatasi Spanyol andai tidak ada gol kontroversial, VAR, dari Iago Aspas di masa tambahan waktu. 

Performa Hakimi di Piala Dunia menghadirkan fakta aneh lainnya karena dia mencatat lebih banyak pertandingan internasional ketimbang laga liga.

Setelah menembus skuat utama di musim terakhir Zinedine Zidane, tetap saja Hakimi gagal bertahan di Santiago Bernabeu bahkan dia sendiri tidak yakin dengan masa depannya di ibu kota Spanyol.

Julien Lopetegui Real Madrid training

"Bukan hanya saya, tetapi Anda juga pasti terkejut," ujarnya dikutip dari Football Espana. 

"Saya akan kembali ke Madrid untuk berbicara dengan Lopetegui. Saya ingin bertahan, Madrid adalah klub impian dan saya bahagia."

"Tetapi kita lihat saja apa ynag akan terjadi. Saya akan berbincang dengan pelatih dan menjajakiopsi terbaik."

Pada akhirnya Hakimi tidak masuk dalam rencana Lopetegui, dia dipinjamkan selama dua musim ke Borussia Dortmund.

Tim Bundesliga ini tidak memiliki opsi pembelian namun sejauh ini telah menikmati bakat istimewa Hakimi. 

Setelah mencetak satu gol dan menjadi otak di balik dua gol lainnya dalam empat pertandingan liga pertama bersama BVB, Hakimi tampil impresif di Liga Champions ketika Dortmund menjamu Atletico Madrid

Achraf Hakimi

Bermain lawan tim asal Spanyol jelas dinikmati oleh Hakimi dan dia berhasil mengeksploitasi benteng pertahanan Los Rojiblancos untuk mengakhiri laga dengan tiga assist dan Dortmund meremukkan Atleti 4-0. 

Meski demikian pelatih Dortmund Lucien Favre masih menuntut lebih. 

"Dia pelatih yang suka melihat timnya bertahan dengan baik dan itulah yang dia minta," ucap Hakimi pada Marca. "Soal menyerang, saya siap tetapi pelatih meminta saya untuk meningkatkan sisi taktikal dan bertahan. Saya pikir saya mengerti."

Favre tidak meragukan pendapatnya dengan mengatakan: "Hakimi bermain bagus, dia bagus saat membantu serangan dan menuntaskan banyak pekerjaan di belakang."

"Dia bermain sebagai bek kiri untuk Maroko namun lebih memilih beroperasi di sektor kanan pertahanan. Dia punya banyak potensi."

Achraf Hakimi Real Madrid 29102917

Aksi Hakimi bersama Dortmund adalah sesuatu yang begitu dirindukan Real Madrid sekarang ini. Hakimi bisa menjadi bek kanan nomor satu untuk Lopetegui ketika timnya dihantam krisis.

Cedera betis pada Dani Carvajal membuatnya absen di tiga pertandingan yang mengakhiri petualangan Lopetegui di Bernabeu dan pelatih asal Spanyol ini enggan menaruh kepercayaan pada Alvaro Odriozola dengan mencoba alternatif pada diri Lucas Vazquez dan Nacho Fernandez. 

Bek tengah Nacho diturunkan di posisi yang tidak familiar di Clasico dan Barcelona akhirnya memberikan hukuman yang pantas hingga berujung pemecatan Lopetegui. 

Artikel dilanjutkan di bawah ini

Kegemilangan Hakimi di Jerman menjadi pelajaran berharga bagi Madri untuk tidak dengan mudah melepas pemain muda penuh potensi. Ketika sang bintang kembali ke Madrid pada 2020, mungkin saja ibu kota Spanyol akan menyambut seorang superstar sepakbola baru.

 

ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. Cristiano Ronaldo Jelaskan Alasan Tinggalkan Real Madrid
2. Filosofi Juventus Buat Jose Mourinho Kagum
3. Piala AFF Masuk Kalender Resmi FIFA, PSSI Beri Komentar
4. Real Madrid Batal Tunjuk Antonio Conte?
5. Lopetegui & Pelatih Terburuk Dalam Sejarah Real Madrid
Selengkapnya:
Daftar Artikel Terlaris Goal Indonesia

 

Footer Banner La Liga

Tutup