Buffon JuventusGetty Images

Tinggalkan Juventus Pada Usia 43 Tahun, Gianluigi Buffon Mau Terus Main

Gianluigi Buffon memiliki rencana untuk memperpanjang kariernya sebagai pemain meski sudah menginjak usia 43 tahun, dengan sang pemenang Piala Dunia siap meninggalkan Juventus pada akhir musim ini.

Kiper legendaris Italia tersebut sudah memastikan akan meninggalkan Turin untuk kedua kalinya ketika kampanye musim 2020/21 berakhir.

Buffon sebelumnya pernah mengisyaratkan belum mau pensiun dalam waktu dekat dan kini sedang mempertimbangkan langkah selanjutnya di tengah ambisi besarnya untuk terus bermain yang masih kuat.

Buffon mengatakan kepada DAZN: "Untuk masa depan saya, saya akan membutuhkan 20 hingga 25 hari untuk mengambil keputusan."

"Saya telah menerima beberapa tawaran. Saya ingin melihat apakah saya memiliki antusiasme, motivasi dan keinginan untuk bekerja keras kembali menjadi sosok Buffon."

"Anda tidak bisa berperang sendirian: Saya mencoba memberikan antusiasme kepada orang lain, jika seseorang dapat memberikannya kepada saya maka saya akan menyambutnya. Jika tidak, maka saya akan berhenti bermain dengan cara yang damai."

Ikon Bianconeri itu memiliki catatan 176 penampilan bersama tim nasional Italia dan pernah menyandang status sebagai kiper termahal di dunia ketika Juve menebusnya dari Parma pada 2001.

Buffon menghabiskan 17 tahun di Turin, dan kembali ke klub yang sama pada 2019 setelah sempat satu tahun berpetualang bersama juara Ligue 1, Paris Saint-Germain.

Ia membuat 648 penampilan bersama Juve secara keseluruhan, membantu mereka memenangkan 10 Scudetto Serie A, empat Coppa Italia dan tiga kali mencapai final Liga Champions.

Waktunya telah tiba untuk pergi, setelah hanya sekadar menjadi pelapis Wojciech Szczesny sejak pulang ke Allianz Stadium, dan Buffon mengaku bangga dengan semua yang telah dicapainya.

Ia menambahkan: "Pengalaman kedua yang sangat bagus di Juve. Pada akhirnya saya juga ingin menguji diri saya sendiri sebagai pribadi."

"Menerima, bahkan pada usia 41 tahu, untuk bermain sebagai pilihan kedua, adalah pertunjukan rasa hormat saya kepada Juventus. Saya selalu mendukung tim ini. Itu yang diminta dari saya dan saya melakukannya, karena saya mencintai Juventus dan semua rekan satu tim saya."

"Ini adalah ujian bagi saya untuk menunjukkan apa yang bisa saya berikan sebagai pribadi. Sesekali Anda harus menciptakan rangsangan itu sendiri."

"Saya selalu melakukan itu, jika tidak saya tidak akan memiliki motivasi untuk terus bermain. Para pemain memercayai saya dan pada akhirnya saya ingin menguji diri saya sendiri, karena saya tidak pernah menjadi pilihan kedua dan saya tidak pernah berada di bangku cadangan. Saya ingin menunjukkan diri saya dalam peran ini dan saya senang karena saya menanggapi sebagaimana mestinya, saya tahu saya bisa memercayai diri saya sendiri."

Iklan

ENJOYED THIS STORY?

Add GOAL.com as a preferred source on Google to see more of our reporting

0