Gelandang asing Persija Jakarta, Bruno Matos, saat ini sedang menjadi sorotan. Pasalnya, di tengah keterpurukan klub, dia justru diduga sedang tidak akur dengan pelatih Persija, Julio Banuelos.
Konflik ini disinyalir lantaran pemain asal Brasil itu tidak bermain penuh dalam enam pertandingan terakhir Persija. Bruno pun sempat mengunggah rasa kecewanya terkait hal tersebut dalam akun instagram pribadinya.
Hingga akhirnya, pemain berusia 29 tahun itu tidak dimasukkan dalam daftar pemain saat menghadapi Bhayangkara FC di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Sabtu (10/8). Dalam laga itu, Bruno hanya duduk menyaksikan pertandingan dari tribun VVIP Stadion Patriot bersama agennya, Fabio Barbosa.
"Bruno tidak bermain melawan Bhayangkara. Mungkin ada sesuatu dengan pelatih atau manajemen sehingga dia tak bermain. Tapi, pada laga berikutnya dia bisa bermain," ujar Barbosa, kepada wartawan.
"Bruno punya kontrak setahun sampai Desember 2018. Selebihnya, saya tak tahu tentang masalah ini," tambahnya.
Lebih lanjut, Barbosa mengungkapkan andai saja kliennya tersebut memang diputus kontrak pada putaran kedua nanti, sudah ada banyak klub yang menanti tanda tangan Bruno.
Menurut Barbosa, ini tidak terlepas dari performa eks penggawa PKNS FC tersebut sebelumnya. Terutama ketika Bruno menjadi salah satu topskor di Piala Presiden 2019.
"Kalau dianggap ini masalah, Persija harus melakukan pembicaraan, karena ada banyak klub yang menginginkan Bruno, dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand. Persija tidak bakal bisa mendapat pemain yang selevel dengan Bruno. Di Indonesia tak ada pemain lain yang seperti Bruno, levelnya tinggi," jelas Barbosa, seraya berpromosi tentang pemainnya tersebut.
