Kapten Manchester United Bruno Fernandes merasa tidak nyaman membicarakan situasi antara Cristiano Ronaldo dan klub, serta menyatakan menjadi sebuah kebanggaan bagi dirinya bisa bermain dengan sang megabintang.
United kemarin telah mengumumkan kesepakatan pemutusan kontrak dengan Ronaldo, menyusul wawancara kontroversialnya. Pengumuman itu dikeluarkan dua hari menjelang pertandingan Portugal melawan Ghana, Kamis (24/11) malam WIB.
Fernandes mengungkapkan, ia sama sekali tidak mengetahui jika situasi antara Ronaldo dan United akan berakhir seperti ini. Menurut Fernandes, Ronaldo tidak pernah membicarakan permasalahan tersebut dengan dirinya.
“Dia tidak berbicara dengan saya tentang keputusannya. Ini adalah keputusan pribadi yang hanya berkaitan dengan dia dan keluarganya. Kami tidak membicarakannya,” tegas Fernandes dikutip laman A Bola.
“Saya merasa tidak nyaman, dan saya tidak berpihak kepada siapa pun. Saya merasa terhormat bisa mewakili negara di sisi dia, dan saya bermain bersama dia di klub. Saya tidak pungkiri saya sudah mengikuti karirnya, dan dia merupakan salah satu idola saya. Bermain bersama dia merupakan mimpi yang menjadi kenyataan.”
“Tidak ada yang bertahan selamanya, itu baik selama itu berlangsung. Sekarang dia telah membuat keputusan lain untuk hidup dan karirnya, dan Anda harus menghormati keputusannya. Hanya kami, para pemain, yang tahu keputusan terbaik demi kami dan keluarga kami.”
Fernandes menambahkan, ia dan skuad Portugal tidak ingin memikirkan permasalahan yang menyangkut Ronaldo. Fernandes menegaskan, tim besutan Fernando Santos ini ingin menggapai impian setinggi langit di Qatar.
“Kami fokus ke Piala Dunia. Setiap orang tahu betapa berharganya Cris dan kami semua mewakili negara kami. Ini adalah sebuah kompetisi yang ingin diikuti semua pemain, dan menjadi sebuah impian bisa mencapai final,” kata Fernandes.
“Jadi fokus kami hanya ke tim nasional, dan kami mengetahui apa yang dibutuhkan dan dikerjakan saat mewakili negara kami. Saya tidak mengkhawatirkan klub. Saya sudah memimpikan ini (bermain di Piala Dunia) selama berbulan-bulan, dan sangat penting mewujudkan impian ini menjadi kenyataan.”


