Cavani Manchester United Southampton 2020Getty

Bruno Fernandes: Penciuman Gol Edinson Cavani Tajam

Bruno Fernandes mengaku tidak terkejut dengan dampak langsung Edinson Cavani di Manchester United, dan ia menyebut penciuman gol sang striker masih tajam.

The Red Devils berhasil mengalahkan Atletico Madrid dan Benfica dalam usaha mendatangkan Cavani, yang mencetak 341 gol dari 556 pertandingan sepanjang karier klubnya, dengan status bebas transfer pada Oktober lalu. 

Cavani mencetak 200 gol di Paris Saint-Germain, sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa untuk klub Ligue 1 Prancis itu sejauh ini, namun ia meninggalkan Parc des Princes di akhir kontraknya pada Juni.

Pemain asal Uruguay berusia 33 tahun itu harus berjuang dengan cedera yang terus-menerus jelang akhir kariernya di PSG. Ketika Ole Gunnar Solskjaer merekrut dirinya, sempat muncul pertanyaan apakah sang striker akan cocok bermain di Liga Primer Inggris. Terbukti, ia menjadi amunisi yang cerdas untuk United.

Cavani, hanya satu kali sebagai starter dari delapan penampilan, seperti menemukan gairah bermain sepakbola lagi, dengan mencetak tiga gol sejauh di musim ini. Dua gol dicetaknya ketika United comeback dengan kemenangan 3-2 di Southampton pada Minggu (29/11) malam WIB, dan ia membuat satu assist untuk gol Fernandes.

Fernandes berharap kontribusi Cavani meningkat di setiap pertandingan yang akan datang.

"Ketika Anda memiliki striker-striker yang banyak bergerak, dan mereka memberi Anda kesempatan untuk memainkan bola buat mereka, itu sangat bagus," ujar Fernandes kepada MUTV.

"Saya pikir setiap striker yang kami miliki memberi kami opsi-opsi."

"Saya tidak ingin membicarakan Edi atau pemain lain secara pribadi karena itu tidak adil, tapi tentu saja Edi punya kualitas. Semua orang tahu itu."

"Bagi saya, ia merupakan salah satu striker yang bisa mencium gol seperti yang Anda lihat dua kali. Ia punya penciuman gol, Anda harus memiliki perasaan ini untuk mencetak dua gol itu."

"Seperti yang saya katakan beberapa pekan dan beberapa bulan yang lalu, Edi akan membantu kami dan dia sudah membantu. Bagi saya, salah satu permainan terbaik yang dia mainkan adalah lawan Basaksehir di Liga Champions dan tidak ada yang membicarakan hal itu karena ia tidak mencetak gol, tapi dia melakukan permainan yang luar biasa."

"Ia banyak membantu dan dia akan membantu lebih banyak lagi di masa yang akan datang."

Iklan
0