Chelsea akan melawat ke markas Brighton & Hove Albion pada matchday ke-23 Liga Primer Inggris, Rabu (19/1) dini hari WIB.
The Blues bisa dibilang sudah kehilangan statusnya sebagai pesaing gelar juara Liga Primer setelah ditundukkan Manchester City 1-0, Sabtu (15/1) kemarin.
Kini pasukan Thomas Tuchel terpaut 13 poin dari sang juara bertahan, dan malah mulai terancam harus berjibaku mendapatkan peringkat empat besar.
Live Streaming Brighton vs Chelsea
Laga pekan ke-23 Liga Primer 2021/22 antara Brighton melawan Chelsea dapat disaksikan di Mola TV, Rabu (19/1) dini hari WIB pukul 03:00 WIB.
Simak jadwal TV selengkapnya di sini.




| Stasiun TV | Mola TV |
| LIVE Streaming | Mola TV |
Kapan Laga Brighton vs Chelsea?
| Pertandingan | Brighton vs Chelsea |
| Tanggal | Rabu, 19 Januari 2022 |
| Sepak mula | 03:00 WIB |
| Stadion | Falmer Stadium, Brighton And Hove |
Prediksi Skuad Brighton
Lewis Dunk dipastikan absen karena cedera lutut, dan The Seagulls juga harus memikirkan kebugaran Adam Lallana yang mengalami cedera ringan kontra Crystal Palace, sementara Jeremy Sarmiento dan Enock Mwepu bakal absen karena cedera.
Yves Bissouma sedang tugas negara di Piala Afrika, dan Jakub Moder bisa menggantikannya.
| Posisi | Formasi 4-4-2 |
| Kiper | Sanchez |
| Belakang | Lamptey, Webster, Burn, Cucurella |
| Tengah | Gross, Lallana, Moder, Mac Allister |
| Depan | Trossard, Maupay |
Prediksi Skuad Chelsea
Seperti Bissouma, Edouard Mendy juga sedang menjalankan tugas negara di Piala Afrika sehingga Kepa Arrizabalaga bakal mengisi tempatnya.
Sementara itu Reece James, Ben Chilwell, dan Trevoh Chalobah absen karena cedera, dengan Andreas Christensen tak bisa diturunkan karena positif Covid-19.
Mason Mount dan Timo Werner yang absen kalah ditekuk City bisa merebut spot starting XI, pun Romelu Lukaku masih akan diberi kesempatan untuk membuktikan harga mahalnya.
| Posisi | Formasi 3-4-2-1 |
| Kiper | Kepa |
| Belakang | Rudiger, Silva, Sarr |
| Tengah | Azpilicueta, Kovacic, Kante, Alonso |
| Depan | Mount, Werner Lukaku |
Preview
Cedera, penyerang mandul, Covid-19. Segalanya berkontribusi besar dalam inkonsistensi Chelsea dan kini pasukan Tuchel sudah bisa dibilang terdepak dari perburuan gelar juara Liga Primer 2021/22.
Sepanjang Desember dan Januari, Chelsea tampil angin-anginan dan seperti kehabisan bensin setelah memulai musim ini dengan brilian, mereka cuma mengemas satu kemenangan dari enam laga di EPL.
Man City pun seolah menunaikan tugasnya sebagai algojo pemupus harapan juara The Blues dengan mengalahkan mereka 1-0 akhir pekan lalu.
Beban status 'kandidat juara' sepertinya terlalu berat bagi Jorginho cs dan kini mereka harus menghadapi fakta pahit: pesaing-pesaing di bawah Chelsea perlahan merangkak naik. Tidak mustahil The Blues lagi-lagi mesti berjibaku mendapatkan finis empat besar.
Cedera yang tak kunjung berlalu memang mempersulit tugas Tuchel, tetapi ia mesti memprioritaskan konsistensi jika ingin menyelamatkan musim Chelsea.
Calon lawan mereka dini hari besok adalah Brighton, klub yang di pertemuan pertama akhir tahun lalu melukai mereka di menit-menit akhir dan memaksakan hasil imbang 1-1.
Sudah saatnya The Blues bangun dan cuci muka, serta mengesampingkan mimpi muluk-muluk. Fokus saja kalahkan Brighton.
Apakah akan mudah? Tentu tidak. Hasil imbang kontra Chelsea bisa dibilang memicu kebangkitan pasukan Graham Potter. Gol Danny Welbeck menjadi titik balik yang membuat The Seagulls kembali tampil oke seperti di awal musim.
Kisah itu bisa menjadi bahan bakar yang membuat motivasi Brighton membara. Menghadapi lawan yang sebelumnya bisa mereka imbangi, kini Neal Maupay cs menginginkan lebih.
Tetapi nafas Singa yang terluka bisa jadi lebih berbahaya ketimbang aumannya. Mampukah Chelsea bangkit dan menyelamatkan musim mereka?
