Manchester United remuk empat gol tanpa balas saat melawan Brighton & Hove Albion pada lanjutan Liga Primer Inggris 2021/22 di Stadion Falmer, Sabtu (7/5) malam WIB. Pelatih Setan Merah Ralf Rangnick pun menyampaikan permintaan maaf.
Pesta kemenangan Brighton & Hove Albion dimulai lewat gol yang dicetak Moises Caicedo (15'). Kemudian tiga gol lainnya diukir tuan rumah usai turun minum melalui Marc Cucurella (49'), Pascal Grob (57'), dan Leandro Trossard (60').
Rangnick menyatakan kekalahan tersebut karena penampilan buruk yang dilakukan para pemain Manchester United. Seluruh anak asuhnya bermain di bawah performanya.
"Ini adalah kinerja yang mengerikan. Dari menit pertama hingga menit terakhir, itu tidak cukup. Kami hanya bisa meminta maaf [buat fans Manchester United] atas penampilan ini dan kekalahan yang memalukan," kata Rangnick.
Selain itu, Rangnick menyatakan semua pemain Manchester United sudah bermain sesuai dengan arahan yang diberikan. Namun, Brighton & Hove Albion tampil sangat mantap pada laga tersebut.
"Kami tidak pernah dalam posisi tempat kami bisa menghentikan mereka [pemain Brighton] bermain. Saya memberi tahu para pemain untuk kompak semampu mereka, tetapi kami tidak bisa menghentikan mereka," ucapnya.
"Kami memberi mereka terlalu banyak ruang dan jika Anda melakukannya melawan tim yang secara teknis bagus seperti Brighton, Anda akan dihukum," ia melanjutkan.
Kekalahan telak yang didapat dari Brighton & Hove Albion dijadikan bahan evaluasi Rangnick untuk skuad Manchester United. Ia mau Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan bangkit di laga selanjutnya.
“Ini bukan masalah kualitas individu. Kami menunjukkan itu di pertandingan lain, ketika kami mengalahkan Tottenham dan West Ham di kandang dan tandang [lawan] Leeds. Ini adalah masalah energi dan pertahanan sebagai sebuah tim," ujarnya.


