Richarlison Brazil 2022 World CupGetty

Brasil Tersingkir, Richarlison Masih Susah Tidur

Penyerang Brasil Richarlison mengaku masih sulit menerima kenyataan pahit atas kegagalan tim Samba melaju ke semi-final Piala Dunia 2022 setelah disingkirkan Kroasia melalui adu penalti.

Richarlison menyumbang tiga gol untuk Brasil di Piala Dunia ini. Namun penyerang Tottenham Hotspur itu tidak mampu melesakkan gol ke gawang Kroasia, sehingga laga diselesaikan melalui tos-tosan.

Selepas pertandingan melawan Kroasia, Richarlison telah menyampaikan permintaan maaf kepada publik sepakbola Brasil, dan ingin menangis di tempat penginapan tim. Namun rasa sakit itu tetap ada beberapa hari setelah laga. Richarlison mengaku sulit tidur, karena masih dibayangi kekalahan menyakitkan.

“Menulis ini tentu saja merupakan hal tersulit yang pernah saya lakukan dalam hidup saya. Kemarin belum berlalu, sangat sulit untuk tidur, dan apa yang terjadi masih sangat menyakitkan,” tulis Richarlison melalui akun Instagram pribadinya.

“Ini adalah luka yang akan tetap terbuka selamanya, karena kita semua tahu peluang kami untuk mengejar gelar juara itu.”

Richarlison mengatakan, skuad Brasil telah memperlihatkan performa bagus di Piala Dunia kali ini. Hanya saja, Richarlison mengaku tetap merasakan kemarahan bila ada orang yang menyebutkan mereka sudah memberikan yang terbaik.

“Tidak akan menjadi lebih baik jika saya mengatakan kami melakukan yang terbaik, kami memberikan segalanya, yang merupakan bagian dari olahraga. Memang benar seperti itu, tapi itu justru membuat saya merasa lebih marah,” kata Richarlison.

“Ini rasanya seperti kehilangan orang terdekat Anda yang telah mengambil separuh jiwa Anda. Saya dan teman-teman saya harus menerimanya seumur hidup, dan bahkan beberapa di antaranya tidak mempunyai kesempatan lagi.”

“Sekarang saatnya untuk menutup luka ini, meminta maaf kepada Anda semua, dan tegakkan kepala Anda. Kenyataannya adalah ini sepakbola yang telah memberi saya semua yang saya miliki, yang telah menyelamatkan hidup saya berkali-kali. Jadi, kemarin memberi saya pukulan terberat yang pernah saya terima.”

Skuad Brasil telah meninggalkan Qatar, Sabtu (10/12), dan akan transit di London. Sejumlah pemain berpisah di ibukota Inggris, dan beberapa di antaranya melanjutkan perjalanan ke Brasil.

Iklan
0