Berita Pertandingan
Piala Dunia

Selain Dukung Brasil, Kaka Juga Favoritkan Argentina Jadi Juara Piala Dunia 2022

02.41 WIB 26/09/22
Kaka
Mantan bintang Milan dan Madrid itu membahas peluang dua negara Amerika Selatan tersebut menjuarai Piala Dunia 2022.

Ricardo Kaka memprediksi bahwa Brasil dan Argentina berpeluang besar untuk menjadi juara di Piala Dunia 2022 di Qatar.

Dalam Lima edisi terakhir, tim asal Amerika Selatan terakhir kali menjuarai pada tahun 2002, ketika Brasil menjadi juara setelah mengalahkan Jerman di final dengan skor 2-0. Sementara itu, Albiceleste terakhir kali menang di tahun 1986.

Meski begitu, ia tetap mengungkapkan bahwa negara-negara di Eropa juga memiliki kekuatan besar dan kans untuk memenangkan Bola Emas.

"Saya harap begitu, tetapi sepakbola Eropa sangat bagus. Kami juga memiliki kelemahan dan itu adalah bahwa dengan adanya UEFA Nations League," ucap Kaka dalam wawancaranya dengan Marca.

"Kami jadi tidak bisa memainkan pertandingan persahabatan melawan tim-tim besar Eropa dan itu membuat kami kurang kompetitif karena di Amerika Selatan, Brasil memenangkan hampir setiap pertandingan."

"Itu membuat kami lebih sulit untuk tumbuh sebagai tim nasional, meskipun benar bahwa kedua tim tampil sangat baik di Piala Dunia dan memiliki pemain hebat."

"Saya sangat menyukai tim Argentina ini, mereka sangat dewasa dan memiliki pelatih yang hebat. Singkatnya, baik Brasil dan Argentina memiliki peluang besar untuk memenangkan Piala Dunia ini."

Kaka juga membahas negara mana yang bisa menyulitkan Brasil dan Argentina di turnamen tahun ini, mengklaim bahwa Prancis dan Portugal adalah dua tim yang sangat bagus.

"Di atas segalanya Prancis, yang merupakan rival besar karena mereka memiliki pemain yang fantastis dan merupakan juara bertahan, meski pun Spanyol dan Jerman juga merupakan rival yang hebat," imbuhnya.

"Kemudian kami harus mengawasi Portugal, yang memiliki skuad bagus, namun kami juga harus menunggu dan melihat bagaimana Cristiano [Ronaldo] sampai di sana."

"Tentu saja, kemudian ada Belgia, yang pada akhirnya juga gagal meski pun memiliki tim yang hebat."