Brahim Diaz pulang dari Anfield dengan memendam amarah karena AC Milan kalah 3-2 dari Liverpool dalam laga perdana mereka di fase grup Liga Champions, Kamis (16/9) dini hari WIB.
Pertandingan sebenarnya berjalan menarik, meski berakhir menyakitkan bagi Rossoneri. Raksasa Serie A itu sempat unggul di babak pertama setelah dua gol Ante Rebic dan Diaz menganulir keunggulan Liverpool lewat bunuh diri Fikayo Tomori.
Tapi performa Milan menurun di paruh kedua dan dimanfaatkan Liverpool untuk membalikkan keadaan sekaligus mengunci kemenangan berkat aksi Mohamed Salah dan Jordan Henderson.
"Kami tidak memulai dengan cara terbaik, mereka sangat agresif dan kuat. Kemudian kami menunjukkan lebih banyak kualitas dan intensitas kami untuk membalikkan keadaan," kata gelandang muda Spanyol itu kepada Sky Sport Italia.
"Sangat disayangkan, karena sulit untuk memimpin di sini dan kami telah melakukannya, tetapi kami kebobolan dua gol lagi dan kalah dalam pertandingan."
Meski kesal karena Milan kalah dalam laga pembuka Grup B, pemain berusia 22 tahun yang dipinjam dari Real Madrid tersebut tetap optimistis timnya bisa melangkah jauh di kompetisi tahun ini.
"Tentu saja, kami adalah Milan dan kami membuktikan bahwa kami bisa bersaing di Liga Champions," lanjut Diaz.
"Saya marah karena saya merasa kami bisa menang di sini [Anfield], jadi ya, hasilnya memang membuat saya marah."


