Nama Yassine Bounou menjadi salah satu yang paling dielu-elukan oleh suporter Maroko setelah menjadi pahlawan kemenangan negaranya atas Spanyol di Piala Dunia 2022.
Kiper berusia 31 tahun tersebut mencuri perhatian dengan melakukan dua penyelamatan di babak adu penalti, yang dimenangkan oleh Maroko dengan kedudukan 3-0 setelah hasil imbang selama 120 menit.
Kemenangan itu sekaligus menjadi pencapaian bersejarah bagi Maroko, yang untuk pertama kalinya lolos ke perempat-final turnamen sejak terakhir mencapai babak 16 besar di Piala Dunia 1986 di Meksiko.
Apa kata Bounou tentang kemenangan Maroko atas Spanyol?
Bounou menyelamatkan dua eksekusi penalti Spanyol yang dilepaskan oleh Carlos Soler dan Sergio Busquets, sementara penendang lainnya, Pablo Sarabia mengenai tiang gawang.
"Ada sedikit feeling [perasaan menebak arah], keberuntungan, tidak banyak yang bisa Anda katakan tentang itu," kata Bounou, yang bermain untuk klub Spanyol, Sevilla, tentang strategi adu penaltinya selepas laga.
"Anda tahu bagaimana adu penalti berjalan, itu hanyalah salah satu hal-hal yang ada."
Pujian pelatih Maroko untuk Bounou
Kepahlawanan Bounou juga mendapat pujian dari pelatih Walid Regragui, yang merasa sangat senang memiliki penjaga gawang berpengalaman dan sekaliber dirinya.
"Bila Anda memiliki penjaga gawang seperti yang kami miliki, maka Anda memiliki setiap peluang untuk lolos, meski berisiko melalui adu penalti," kata Regragui.
Sang pelatih dan para pemainnya juga memberikan penghormatan kepada suporter yang memeriahkan pertandingan selama lebih dari dua jam di Education City Stadium.
"Kami tahu bahwa kami memiliki dukungan yang luar biasa di belakang kami dan kami memanfaatkan energi itu malam ini," tukasnya.
