Presiden Villarreal Fernando Roig tidak yakin AC Milan serius mengejar Samuel Chukwueze, dan membandingkannya dengan upaya Rossoneri saat memburu Mateo Musacchio enam tahun silam.
Kontrak Chukwueze akan berakhir pada 2024. Milan pun dikaitkan dengan Chukwueze pada bursa transfer musim panas ini. Milan dikabarkan telah menyiapkan penawaran sebesar €25 juta beserta bonus. Jumlah itu masih di bawah harga yang dipatok Villarreal, yakni €35 juta.
Apalagi pemain asal Nigeria itu tak mempunyai paspor Uni Eropa, sehingga akan mempersulit kuota pemain asing Milan. Ditambah mereka sudah mempunyai pemain yang tak mempunyai paspor Uni Eropa, Ruben Loftus-Cheek.
Di samping itu, Milan juga disebut sedang melakukan pendekatan kepada pemain yang tak mempunyai paspor Uni Eropa, yaitu Daichi Kamada. Bahkan Milan dikabarkan sudah mencapai kesepakatan, namun belum membubuhkan tanda tangan.
Roig mengatakan, ia tidak meyakini Milan serius mengejar Chukwueze. Sang presiden pun mengenang upaya Milan saat berusaha mendatangkan Mateo Musacchio saat masih dikelola Adriano Galliani pada 2017.
“Saya tidak tahu apakah Milan tertarik dengan pemain itu. Tapi kalau minatnya sama seperti saat mereka datang untuk Mateo Musacchio... Saat itu Galliani datang, dan berkata: 'Saya ingin pemain itu, tapi saya tidak punya uang', lalu kami makan fideua (hidangan lokal), dan pulang...,” kenang Roig dikutip laman Calciomercato.
“Kami membuat pergerakan yang disesuaikan dengan harga pasar. Kami ingin memiliki tim yang lebih baik dibandingkan tahun lalu. Saya senang dengan situasi yang ada saat ini.”
Roig menambahkan, jual-beli pemain ini harus mendatangkan keuntungan buat Villarreal. Sebab, mereka kini membutuhkan dana untuk berinvestasi di stadion.
“Kami ingin menjadi klub yang sehat dan ini memaksa kami selama empat atau lima tahun untuk membeli dan menjual. Kami telah menghabiskan 70 juta untuk stadion,” ucap Roig.



