PSSI berencana mengurangi kuota promosi klub Liga 2 ke Liga 1 pada musim depan. Presiden Persiba Balikpapan Gede Widiade, merasa hal ini akan berdampak kurang bagus bila sampai terealisasi.
Munculnya rencana tersebut setelah PSSI menggelar rapat virtual dengan klub pada Selasa (2/6). Nantinya, hanya dua kontestan dari Liga 2 yang bisa naik kasta ke Liga 1.
Artinya, PSSI mengurangi satu tiket promosi klub Liga 2. Pada musim-musim sebelumnya ada tiga peserta yang mendapatkan jatah bermain di kasta teratas Tanah Air tersebut.
"Kalau kita mau membicarakan esensi kompetisi secara nyata, itu sangat tidak masuk akal. Karena dasarnya apa juga tidak bisa seperti itu," kata Gede.
"Tapi kalau rekan-rekan punya pemikiran karena ini dalam masa-masa yang luar biasa [pandemi virus corona], ya sah-sah saja. Tapi pasti akan banyak orang yang menilai negatif," Gede menambahkan.
Maka dari itu, Gede menginginkan PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi untuk menjelaskannya. Ia mengaku sampai sekarang belum ada yang menjabarkan tentang ini.
"Tolong diklarifikasi karena dasar pemikiran menggelar kembali kompetisi dengan opsi tersebut hanya PSSI dan LIB yang mengetahuinya. Pasti sebuah institusi, LIB maupun PSSI, mempunyai dasar pemikiran."
"Kalau kita berbicara normatif memang tidak ideal. Perubahan itu pasti ada dasarnya, ada latar belakangnya. Yang tahu siapa? Ya LIB sama PSSI."
Liga 2 dijadwalkan kembali digelar pada Oktober mendatang. Hanya saja, PSSI belum memberikan keputusan final karena akan terlebih dahulu menggela rapat komite eksekutif (Exco) dalam waktu dekat ini.
