Presiden Napoli, Aurelio De Laurentiis rupanya memiliki ambisi lain dan tak soal fokus pada klubnya saat ini.
Di hadapan media selepas mengikuti acara pertemuan Asosiasi Klub Eropa, De Laurentiis menyatakan keinginannya untuk membeli klub Kroasia, Hadjuk Split.
Hadjuk Split saat ini dikelola oleh fans mereka selepas mengalami masalah finansial serius dalam beberapa tahun terakhir.
"Berikan saya kesempatan dan saya akan membeli Hadjuk," ujar De Laurentiis kepada Sportske Jutarnji. "Kami memainkan laga uji coba di Split."
"Akankah Edy Reja [eks pelatih Napoli] ke Hadjuk? Tanyakan presiden mereka. Saya masih berkomunikasi dengan Reja, terlebih sejak kami kembali ke Serie A saya meyakinkannya untuk kembali tapi ia menolak."
"Itulah mengapa saya terkejut ketika ia sekarang berkata ingin pergi ke Hadjuk. Saya tak mengerti mengapa klub ini sangat rendah dan saya siap membicarakannya [rencana pembelian], tapi tidak dengan fans tapi manajemen."
De Laurentiis juga mengungkapkan bahwa dirinya juga telah mengakuisisi Bari, klub Italia yang baru bangkrut dan terdepak dari Serie B. Dan ia juga membicarakan tentang kesulitan membeli Hadjuk Split karena resistensi fans.
"Baru-baru ini saya membeli Bari, walikota Bari menyetujui tawaran saya. Tapi bukan berarti saya mengabaikan Hadjuk. Segalanya harus dianalisis," lanjutnya.
"Reja mengatakan pada saya bahwa Hadjuk tengah dalam genggaman fans, dan mereka semua berjuang mati-matian untuk mencegah klub dimiliki secara swasta."



