Achsanul Qosasi - Madura UnitedGoal / Abi Yazid

Bos Madura United Tunggu Syarat Maju Jadi Ketum PSSI

PSSI akan menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) pada awal tahun depan. Agenda utamanya adalah untuk mencari pengganti ketua umum PSSI, Mochamad Iriawan dan jajaran komite eksekutif (Exco).

Semula KLB dilangsungkan pada November 2023. Akan tetapi, PSSI telah memutuskan memajukan agenda tersebut pada 16 Februari tahun depan.

Sebelum KLB dihelat, PSSI akan lebih dahulu menggelar kongres tahunan pada 7 Januari 2023. Agenda utamanya adalah membentuk komite pemilihan (KP) dan komite banding pemilihan (KBP).

Kini, beberapa bulan jelang KLB, sejumlah tokoh mulai didorong untuk maju memperebutkan posisi penerus iriawan. Satu di antaranya adalah presiden Madura United Achsanul Qosasi.

Nama Achsanul mulai menjadi perbincangan di media sosial. Ia dinilai layak untuk memimpin PSSI karena sejumlah hal di antaranya telah lama berkecimpung di sepakbola Indonesia.

Terkait hal itu, Achsanul buka suara. Ia saat ini belum memutuskan untuk maju mencalonkan diri karena menunggu persyaratan dari KP.

"Ya, ada yang menyebut nama saya dan Persipura [Jayapura] juga sudah memberikan dukungan. Tapi, saya menunggu persyaratan dari KP untuk mencalonkan diri sebagai ketua umum PSSI dari KP. Kalau itu sudah ada, baru bisa memutuskan maju atau tidak," kata Achsanul.

"Karena persyaratan dari mereka saya tidak tahu, jangan-jangan saya tidak memenuhi syarat. Kalau itu sudah baru kita putuskan maju atau tidak," ujarnya, menambahkan.

Selain itu, Achsanul menilai KLB adalah momen penting dalam keberlangsungan dan perkemangan sepakbola Indonesia. Oleh karena itu, ia berharap agar para pemilik suara benar-benar menggunakan haknya untuk kepentingan sepakbola.

"Menurut saya kongres ini harus berbeda dengan kongres sebelumnya. Terutama, pemilik suara harus sadar suara keluar dari mereka itu penentu sepakbola ke depan. Dan, saya rasa pemilik suara akan mereformasi dirinya," ucapnya

"Itu yang penting, sebab, pemilik suara ini kan bukan orang miskin, orang hebat semua. Jadi kalau dia menilai kepentingan sepakbola masa depan, jadi saya yakin pemilik suara ini tidak akan mempan kena rayuan," ia menambahkan.

Iklan
0