Manajer Leicester City, Brendan Rodgers mengonfirmasi bahwa dirinya menarik keluar bek Wesley Fofana setelah satu jam permainan dalam kemenangan 3-0 atas West Bromwich Albion karena sang pemain menjalani puasa selama Ramadhan.
Bek berusia 20 tahun itu adalah seorang Muslim yang taat dan saat ini ambil bagian dalam ibadah tahunan dalam keyakinannya yang telah dimulai lebih dari sepekan yang lalu.
Cukup sulit bagi para atlet elite untuk berpuasa sembari melakukan pekerjaan mereka.
Sebelum melakoni duel Liga Primer Inggris, Jumat (23/4), Fofana sama sekali belum makan atau minum dan karena itu, Rodgers ingin melindungi bek tengahnya itu dengan menggantinya pada menit ke-60 dengan Marc Albrighton agar bisa berbuka puasa.
Rodgers menuai pujian atas sikapnya tersebut, sementara ia sendiri malah memuji Fofana atas dedikasinya kepada tim selama menjalankan ibadah puasa.
Seperti yang dilansir Leicester Mercury, eks juru latih Liverpool itu mengatakan: "Ia [Fofana] baik-baik saja. Ia seorang pemain muda di tengah Ramadhan, jadi ia tidak makan di siang hari."
"Itu luar biasa. Jika Anda memikirkan performanya pada akhir pekan di semi-final Piala FA, di mana ia belum makan sepanjang hari dan kemudian ia makan pertama kalinya saat pertandingan tersisa 15 menit, dan kemudian sama hari ini, dengan kick-off pukul 8 malam [waktu Inggris], ia belum makan atau minum sepanjang hari tapi masih bisa tampil di level ini."
"Hanya ada satu yang saya pikirkan jika saya bisa menariknya keluar maka ia bisa berbuka puasa di bangku cadangan, dan sedikit melindunginya."
"Saya pernah bekerja dengan banyak pemain yang juga mengabdikan hidup pada keyakinan mereka dan bagi banyak pemain itu memberi mereka kekuatan."
"Ia menemukan kekuatan luar biasa untuk terus bermain dan berlatih selama Ramadhan. Ia adalah talenta spesial dan besar bagi kami."


