Jordi Amat - Johor Darul TakzimJohor Darul Takzim

Bos Johor Darul Takzim: Kami Bukan Klub Penjual Jersi!

Pemilik Johor Darul Takzim (JDT) Tunku Ismail Sultan Ibrahim tidak terlalu memikirkan hasil penjualan jersi tim, karena menilai kesuksesan sebuah klub berdasarkan faktor tersebut.

JDT telah meluncurkan jersi terbaru mereka untuk musim 2023 empat hari lalu. Jersi ini merupakan hasil kerja sama dengan salah satu apparel ternama olahraga dunia. Bahkan video peluncuran jersi ini disaksikan total 1 juta orang di Instagram resmi klub.

Kendati demikian, Tunku Ismail tidak terlalu memikirkan hal itu. Menurut Pangeran Johor ini, hanya ada tiga aspek yang menjadi perhatiannya dalam mengelola sebuah klub.

“Jersi cantik, jersi tidak cantik, bagi saya itu urusan belakangan. Kalau kita lihat tahun 2016, 2017, 2018 pun jersi JDT sangat hambar. Tapi itu tidak penting buat saya, karena kami bukan klub penjual jersi,” ujar Tunku Ismail.

“Kami adalah klub yang mencoba meraih sukses di aspek nilai komersial, infrastruktur tercanggih, dan di atas lapangan. Itu yang penting buat saya. Bagi saya [tiga aspek] itu adalah penilaian sebuah klub sukses atau tidak, bukan cuma jualan jersi.”

Terkait kesuksesan yang ingin diraih JDT pada musim ini, Tunku Ismail mengutarakan, setidaknya Harimau Selatan bisa menyamai torehan tahun lalu lolos dari fase grup Liga Champions Asia (LCA). Tunku Ismail menyadari JDT belum bisa bersaing dengan klub mapan Asia Timur maupun Barat.

“Untuk LCA, kami berharap bisa melewati babak penyisihan grup, karena saya tetap realistis di LCA ini berdasarkan kualitas tim lain yang bertanding,” kata Tunku Ismail.

“Mereka sudah 'mapan' lebih lama dari JDT, sementara kami masih proyek yang lebih muda dan baru. Jadi, target realistisnya adalah lolos dari penyisihan grup, atau jika ada keberuntungan, saya harap kami bisa masuk perempat-final.”

Di lain sisi, meski diprediksi tak bakal mengalami kendala mempertahankan gelar juara di kompetisi domestik, Tunku Ismail bersikap merendah dengan tidak memasang target tinggi.

“Seperti biasa, tiga besar, karena kami berharap bisa bermain di Asia. Menjadi tiga besar di liga (Malaysia Super League). Untuk Piala FA saya harap kami bisa masuk perempat-final,” kata Tunku Ismail.

“Untuk Piala Malaysia, kami memiliki strategi lain dengan menempatkan lebih banyak pemain muda untuk memberi mereka menit bermain dan pengalaman. Jadi, Piala Malaysia saya harap bisa masuk perempat-final, atau semi final dengan pemain muda kami.”

Iklan
0