Bos Inter Miami Jorge Mas mengungkapkan nilai kontrak untuk Lionel Messi agar bersedia memperkuat tim Major League Soccer (MLS) itu, dan hal lainnya yang bisa membuat kantong sang superstar makin tebal.
Mas mengatakan, kontrak yang berkisar di antara US$50 juta dan $60 juta per tahun. Jumlah itu memang lebih kecil dibandingkan tawaran yang diajukan klub Arab Saudi.
Hanya saja, Inter Miami berani menjanjikan Messi bakal mendapatkan saham di klub saat pensiun, serta pembagian keuntungan dari siaran televisi yang hak siarnya diambil Apple TV, dan penjualan apparel Adidas. Penandatanganan kerja sama antara MLS dan Apple TV turut membantu kedatangan Messi ke Amerika Serikat.
“Kontrak dengan Apple (dan MLS) sangat penting untuk mencapai kesepakatan,” ungkap Mas dalam wawancaranya dengan El Pais.
Menurut Mas, Inter Miami sudah sejak 2019 berusaha mendapatkan tanda tangan Messi. Klub ini mempunyai rencana tersendiri dengan usaha mereka mendatangkan Messi ke Negeri Paman Sam.
“Pada tahun 2019 kami mulai berpikir tentang bagaimana kami dapat membawanya ke Miami, kota global, yang sedang naik daun. Kami menginginkan supaya orang ketika sedang memikirkan sepakbola Amerika Serikat, mereka memikirkan Miami,” ujar Mas dalam wawancaranya dengan El Pais.
“Itu adalah pasar komersial terbesar di planet ini. Messi dapat mengubah MLS menjadi salah satu dari dua atau tiga liga terbesar di dunia. Messi akan membawa kami ke level yang lebih tinggi. Dia datang ke sini dengan penuh semangat untuk meninggalkan warisan. Dia dapat melakukannya lebih dari sekadar sepakbola.”
Selain itu, Inter Miami dan MLS juga mempertimbangkan faktor keluarga dan lingkungan supaya bisa memberikan kenyamanan buat Messi. Apalagi Miami banyak dihuni komunitas latin.
“Ada unsur lingkungan yang sangat penting. Messi akan berasa seperti berada di dunianya, hampir mirip dengan di Rosario,” ucap Mas.


