Borussia Dortmund Pecat Thomas Tuchel

Terakhir diperbarui
Komentar()
(C)Getty Images
Dinilai gagal membawa Dortmund ke level tertinggi, Tuchel akhirnya diminta mundur dari kursi kepelatihan.


OLEH    YUDHA DANUJATMIKA     Ikuti di twitter

Borussia Dortmund resmi memecat Thomas Tuchel, Selasa (30/5) waktu setempat. Di musim keduanya bersama BVB, Tuchel menghadapi perpecahan di ruang ganti dan gagal memaksimalkan performa di Bundesliga.

Pihak klub mengonfirmasi kepergian Tuchel setelah klaim yang mengatakan adanya keretakan hubungan antara Tuchel dan BVB. Retak tersebut, sebagaimana dikabarkan Bild, sampai pada titik yang tak bisa diperbaiki.

SIMAK JUGA - Lagi, Reus Ditimpa Cedera Parah

Walau Dortmund memenangkan DFB-Pokal akhir pekan lalu, ada reaksi negatif dari absennya Nuri Sahin pada laga itu. Kapten klub Marcel Schmelzer dan sosok berpengaruh, Marco Reus, juga menjauhi pelatih 43 tahun.

Bild mengklaim Tuchel akan menerima pesangon sebesar 2,9 juta euro. Sementara itu, para petinggi Dortmund tengah mempertimbangkan Lucien Favre (Nice) dan Peter Stoger (Koln) sebagai pelatih anyar.

"Kami berterima kasih pada Thomas Tuchel dan timnya atas kerja sukses di BVB yang berpuncak pada juara kompetisi di Berlin melawan Eintracht Frankfurt kemarin Sabtu. Untuk masa depan profesionalnya, kami berharap yang terbaik untuk Thomas Tuchel," ungkap pernyataan resmi BVB.

"Borussia Dortmund sebagai klub takkan mengomentari detail di balik keputusan ini, yang merupakan proses panjang yang didukung oleh segenap petinggi klub. Kami berharap semua orang menerima harapan untuk menahan diri dari penghakiman yang berdasar pada rumor tanpa pengetahuan yang mendalam."
 

Artikel Selanjutnya:
Alessandro Ferreira Leonardo Berharap PSM Makassar Tak Patah Semangat
Artikel Selanjutnya:
Frenkie De Jong: Paris Saint-Germain? Saya Belum Putuskan
Artikel Selanjutnya:
Cristiano Ronaldo: Bagian Indah Liga Champions Baru Dimulai
Artikel Selanjutnya:
Tendang Kepala Lawan, Thomas Muller Minta Maaf
Artikel Selanjutnya:
Kiper Mitra Kukar Tenangkan Pikiran
Tutup