Hendro Siswanto - Arema FCAbi Yazid / Goal

Borneo FC Tegaskan Tidak Rebut Hendro Siswanto Dari Arema FC

Borneo FC memastikan tidak membajak Hendro Siswanto dari Arema FC. Adanya kesamaan visi yang membuat pesepakbola berusia 30 tahun tersebut mau pindah klub.

Hendro merupakan pemain pertama yang didatangkan Borneo FC untuk musim 2021. Pria kelahiran Tuban, Jawa Timur tersebut diberikan masa bakti selama dua tahun.

Diharapkan kedatangan Hendro, menambah kekuatan klub yang bermarkas di Stadion Segiri dalam mengarungi musim 2021. Hal ini karena ia memiliki pengalaman yang bisa ditularkan ke para pemain Borneo FC.

"Kita lakukan negosiasi kontrak dengan pemain baru saat mereka sudah tidak memiliki kontrak dengan klub lamanya, termasuk Hendro Siswanto yang sebelumnya sudah berstatus bebas dari Arema," kata manajer Borneo FC Farid Abubakar, dikutip laman resmi klub.

Farid mengatakan kepindahan pemain merupakan suatu yang wajar di dunia sepakbola. Selama tidak melanggar regulasi yang sudah diatur oleh FIFA maupun PSSI.

"Sekarang ini sepakbola Indonesia sudah memasuki era profesional, jadi ya siapa cepat bernegosiasi ya itu yang dapat. Apalagi kita punya target untuk membuat tim ini lebih baik lagi," ujarnya.

Hendro Siswanto - Arema FCAbi Yazid / Goal

Saat ini skuad Borneo FC, masih berlatih di kediaman masing-masing. Sultan Samma dan kolega sudah menghentikan aktivitas latihan bersama sejak beberapa bulan lalu.

Belum diketahui kapan Borneo FC, mengumpulkan para pemainnya. Kesebelasan yang didirikan pada 2014 tersebut masih menunggu kepastian bergulirnya musim 2021.

Sampai sekarang, PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB), sedang berupaya mendapatkan izin dari Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Hal itu merupakan syarat utama yang mesti dipegang untuk memutar kompetisi musim 2021.

Sebelum kompetisi dilangsungkan, PSSI dan PT LIB berencana menggelar turnamen pramusim. Ajang tersebut sebagai gambaran bergulirnya kompetisi musim 2021 dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.

Adapun turnamen pramusim tersebut akan diikuti oleh 20 kontestan. Semua klub Liga 1 diajak berpartisipasi, tapi hanya dua klub Liga 2 yang masuk rencana, yakni PSMS Medan dan Sriwijaya FC, yang rencananya dimulai 20 Maret sampai dengan 25 April mendatang.

Iklan
0