Borneo FC telah resmi menghadirkan pemain asing yang berposisi sebagai gelandang, dia adalah pemain asal Argentina bernama Jonathan Bustos, yang merupakan wajah baru di sepakbola Indonesia.
Bustos masih dalam usia emas, yakni 26 tahun, dan banyak menghabiskan karier di negara asalnya. Saat ini Bustos masih menjalani karantina di Jakarta, dan dalam beberapa hari bakal langsung terbang ke Yogyakarta, tempat Borneo menggelar pemusatan latihan (TC).
"Kami ucapkan selamat datang untuk Jonathan Bustos, dan kami harap dia bisa mendongkrak permainan tim dan membawa Borneo FC berprestasi," ujar manajer tim Farid Abubakar, dikutip laman resmi Borneo.
Kehadiran Bustos sudah sesuai dengan arahan tim pelatih dari Pesut Etam, pimpinan Mario Gomez. Namun yang menarik, posisi Borneo pada saat ini jadi memiliki surplus pemain asing, dengan mereka nama mereka miliki.
Borneo FCSebelum Bustos hadir, sudah ada Javlon Guseynov, Nuriddin Davronov, Amer Bekic, dan Francisco Torres. Nama terakhir memang baru menyusul, setelah dirinya sempat hengkang dari Borneo dan tidak ikut Piala Menpora 2021.
Situasi ini menimbulkan pertanyaan, bagaimana bisa Borneo memiliki lima pemain asing sekaligus dalam satu musim. Karena menurut regulasi dari PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB), pemain asing yang digunakan maksimal empat, dengan detail satu pemain harus berasal dari negara Asia.
Manajemen dan tim pelatih Borneo tentunya memahami hal tersebut, dan mereka pun akan mencari solusi terbaik bagaimana menyikapi kelebihan pemain asing yang terjadi saat ini. Yang jelas, lima pemain tersebut akan mengikuti program tim menyambut kompetisi.
"Sementara semua pemain asing itu adalah milik Borneo FC. Saya tak tahu bagaimana nanti. Bisa saja kami pakai semua pemain yang ada ini, atau bisa pula ada pengurangan. Semua tergantung pelatih yang paham bagaimana kebutuhan tim di kompetisi nanti,” tegas Farid.
Borneo merupakan tim yang cukup aktif dalam belanja menyambut musim baru. Salah satu gebrakan yang mereka lakukan adalah menghadirkan Wawan Febriyanto dari TIRA Persikabo. Hal ini unik, karena Wawan sebelumnya pernah gagal gabung Arema FC, hingga PSS Sleman.
"Ya senang pastinya bisa gabung dengan Borneo FC setelah lima tahun lamanya di TIRA Persikabo. Petualangan baru buat saya, dan tantangan baru juga pastinya," ujar Wawan tentang kesannya gabung klub asal Samarinda tersebut.
Borneo

