Borneo FC menyambut hasil undian fase grup Piala Menpora 2021 yang bakal dimulai pada 21 Maret mendatang. Klub asal Samarinda tersebut kedapatan di Grup B yang diselenggarakan di Malang.
Pada grup tersebut, ada klub-klub kuat macam Persija Jakarta, PSM Makassar, dan tim bertabur bintang Bhayangkara Solo FC. Meski demikian, Borneo antusias menyambut grup neraka tersebut.
Mungkin PSM boleh dibilang jadi tim yang paling lemah karena kondisi mereka saat ini. Juku Eja terbilang telat dalam memulai persiapan, termasuk kehilangan banyak pemain andalan mereka.
Pihak Borneo tidak mau menyepelekan satu pun tim yang menghuni Grup B, dan berharap anak-anak Pesut Etam dalam kondisi siap untuk tampil maksimal supaya bisa lolos dari Grup B.
"Kalau dibilang grup neraka jelas iya, karena selain nama besar yang dimiliki, ada juga kualitas pemain yang bisa kita bilang siap untuk memulai seperti Persija dan Bhayangkara FC," kata Farid Abubakar, manajer.
"Kami juga tidak boleh meremehkan PSM jaga, mereka punya track record bagus," sambung Farid menambahkan.
BorneoMenurut Borneo, jika saja mereka mampu melewati fase grup dengan lancar, tentu perjalanan untuk menggapai hasil terbaik akan lebih mudah. Borneo pun tidak mau main-main meski ini hanya turnamen pramusim.
"Iyam ini nanti yang diambil hanya ada dua tim dalam satu grup. Kalau kami bisa melewati grup ini, insyaallah ke depannya lancar," tutup Farid.
Dalam segi persiapan, Borneo sudah menjalani latihan kurang-lebih dua pekan. Secara materi skuad arahan pelatih Mario Gomez ini memang cukup top, dengan mendatangkan beberapa pemain baru, termasuk striker asing Amer Bekic.
Sebelumnya, pemain sayap Terens Puhiri menegaskan timnya tidak pilih-pilih lawan untuk Piala Menpora. Kesiapan dari Borneo dalam menyambut musim 2021 membuat Terens sangat yakin timnya bisa bersaing di Piala Menpora
"Tidak mau memilih lawan di Piala Menpora nanti, karena semua tim sama saja. Saya pikir karena sudah lama semua tidak berlatih bersama. Cuma Bali United yang berlatih terlebih dahulu, dan ada TIRA Persikabo yang masih rutin berlatih," ujar pemain lincah itu.
Pada 2021 ini, Borneo memasuki hari jadi ketujuh mereka berdiri sebagai sebuah klub. Mereka memperkenalkan logo baru dengan hewan pesut dengan raut wajah marah. Menurut Terens, logo baru membuat tim makin bersemangat.
"Iya jelas ada semangat baru dari logo baru klub sekarang ini, saya pribadi sangat berharap jika logo ini bisa membawa kejayaan Borneo FC, demi membanggakan Kota Samarinda juga," tukasnya.
Borneo FC

