Borneo FC Kembali Jadi Musafir

Komentar()
Pesut Etam belum bisa menggunakan Stadion Segiri saat melawan Persija dan Persib.

Borneo FC dipastikan masih belum bisa menggunakan Stadion Segiri saat menggelar dua pertandingan kandang di Liga 1 2018. Kedua laga tersebut adalah kontra Persija Jakarta (12/9) dan Persib Bandung satu pekan kemudian.

Kondisi tersebut karena Stadion Segiri, masih dalam tahap renovasi lampu yang belum rampung. Alhasil, Pesut Etam memilih menjamu lawan-lawannya tersebut di Stadion Aji Imbut, Tenggarong, dan Stadion Batakan, Balikpapan.

Chief marketing Borneo FC Novi Umar menjelaskan timnya bakal menggunakan Stadion Aji Imbut, ketika melawan Persija. Sedangkan, untuk melawan Persib, memakai Stadion Batakan.

"Satu stadion tidak boleh menggelar pertandingan dalam sehari, karena pada hari yang sama saat kami lawan Persija, Mitra Kukar juga bertanding. Makanya, kami main di Stadion Batakan," kata Novi.

Bagi, Borneo FC terusir dari Stadion Segiri bukanlah pertama kali. Sebelumnya, skuat racikan Dejan Antonic tersebut pernah menggelar laga kandang kontra Mitra Kukar di Stadion Batakan.

Untuk sementara, Borneo FC masih berjuang menuju lima besar klasemen. Klub asal Samarinda tersebut menduduki peringkat delapan dengan meraih 29 poin dari 20 pertandingan.

 

 

Ketua umum PSSI Edy Rahmayadi, memberi kode bakal mempertahankan Luis Milla sebagai pelatih timnas Indonesia. Menurutnya, pria asal Spanyol tersebut sudah membawa perubahan besar untuk skuat Merah Putih. Kegagalan mencapai target yang dibebankan PSSI membuat nasib Milla menjadi tanda tanya. Mengingat, ia diberikan durasi kontrak sampai dengan berakhirnya Asian Games 2018. Milla ditargetkan membawa timnas Indonesia U-23 sampai babak semi-final. Namun, eks Real Madrid dan Barcelona tersebut hanya mampu sampai babak 16 besar usai dikalahkan Uni Emirat Arab (UEA) U-23 lewat adu penalti dengan skor 6-5. "Kami punya ada sistem tidak bisa seenaknya. Jadi segera kami umumkan. Karena dua bulan lagi Piala AFF senior. Siapa yang mau memecat Milla? Kan saya ketua PSSI, baru juga selesai kemarin, masa mau langsung [ambil keputusan]," kata Edy saat dihubungi wartawan. Lebih lanjut, Edy menampik isu yang menyebutkan gaji Milla terlalu mahal. Makanya, PSSI tidak sanggup untuk membayarkan gajinya dan memutuskan tidak memperpanjang kontraknya. "Siapa yang bilang gajinya terlalu besar, kalau gajinya terlalu besar, ya kami kumpul-kumpul lah uang buat bayar. Yang bayar juga tidak ada yang mau," ujarnya.

A post shared by Goal Indonesia (@goalcomindonesia) on

 

Artikel dilanjutkan di bawah ini

 

ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. Ketua Umum PSSI Beri Kode Pertahankan Luis Milla
2. Egy Alami Kekalahan Telak Bersama Lechia Gdansk II
3. Zidane Pilih Kembali Ke Juventus Daripada Gabung Man United
4. RESMI: Djadjang Nurdjaman Latih Persebaya
5. Wonderkid Italia Catat Sejarah Di Ligue 1 Prancis
Selengkapnya:
Daftar Artikel Terlaris Goal Indonesia

  Footer - Liga 1

Artikel Selanjutnya:
Cristian Gonzales & Stefano Lilipaly, Pemain Naturalisasi Indonesia Tersubur Di Piala AFF
Artikel Selanjutnya:
Arsenal Akui Terlibat Dalam Pembahasan Liga Super Eropa
Artikel Selanjutnya:
Roberto Mancini Ingatkan Status Prestise Timnas Portugal
Artikel Selanjutnya:
Timnas Denmark Promosi, Kasper Schmeichel Banjir Sanjungan
Artikel Selanjutnya:
Hasil Pertandingan: Cile 2-3 Kosta Rika
Tutup