OLEH MUHAMMAD RIDWAN
Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) menyebut persiapan Liga 2 amat berantakan. Hal ini terungkap setelah PT Liga Indonesia (LIB) melakukan pertemuan dengan BOPI di kantor Kemenpora, Selasa (18/4).
Menurut sekjen BOPI, Heru Nugroho banyak persyaratan peserta Liga 2 yang masih tak lengkap. Mulai dari belum adanya legalitas, lalu memiliki Nomor Pokok Waji Pajak (NPWP) semua pemain yang ada di klub.
SIMAK JUGA: Bali United Pinjamkan Empat Pemainnya Ke Klub Liga 2
Oleh karena itu, Heru menuturkan permasalahan tersebut mesti diperbaiki. Sebab, ia ingin para peserta Liga 2 dapat mematuhi segala peraturan yang sudah dibuat oleh BOPI.
"Tadi PT LIB datang menyerahkan data-data ke kami buat Liga 2. Tapi banyak sekali kekurangannya, salah satu yang kami dapat adalah klub yang legalitasnya masih bermasalah," kara Heru.
SIMAK JUGA: PSSI Siap Jelaskan Masalah KITAS Ke Imigrasi & Kemenaker
"Ini tentu bukan hal yang baik. Tapi kami berharap PT LIB dan klub dapat memperbaiki permasalahan ini sesuai dengan ketentuan yang sudah kami buat," ia menambahkan.
Dijadwalkan, Liga 2 akan bergulir pada 19 April 2017. Di mana laga PSS Sleman melawan PSCS Cilacap di Stadion Maguwoharjo, Sleman, jadi pembukaan pertandingan kasta kedua kompetisi Tanah Air ini.
