Leonardo Bonucci mengklaim para penggawa Juventus tidak akan terlalu meratapi kegagalan di Liga Champions karena prioritas pertama klubnya adalah mempertahankan Scudetto Serie A.
Bianconeri sukses meraih Scudetto Serie A untuk musim kesembilan secara beruntun pada Juli lalu dengan mengalahkan Inter Milan, Lazio dan Atalanta dalam perebutan posisi puncak.
Terlepas dari kesuksesan menjadi juara, ada peringatan besar bagi pasukan Maurizio Sarri karena mengalami empat kekalahan dan hanya tiga kali menang dalam sembilan partai terakhir sejak kompetisi digelar lagi selepas jeda pandemi COVID-19.
Sepasang gol Cristiano Ronaldo membawa Juventus menang comeback 2-1 atas Olympique Lyon dalam duel leg kedua babak 16 besar Liga Champions, tapi wakil Ligue 1 yang berhak melaju ke perempat-final berkat gol tandang dalam agregat imbang 2-2.
Tersingkir dari Liga Champions menjadi pukulan besar bagi Juventus, yang gagal melewati babak perempat-final untuk musim ketiga secara beruntun meski pun telah mendatangkan topskor kompetisi, Ronaldo pada 2018. Namun Bonucci mengesampingkan itu, justru menyebut target utama timnya adalah memenangkan Serie A 2019/20.
"Kami kesal. Kami tahu bahwa pertandingan seperti ini bisa terjadi, di mana mereka akan bertahan dan menunggu kami melakukan serangan," ujar sang bek Italia kepada awak media selepas laga.
"Kami kebobolan dari penalti setelah beberapa menit awal, namun setelah itu kami bermain lebih baik untuk percaya [menang comeback]. Malam ini kami mengerahkan semua yang kami miliki, sangat disayangkan."
"Kami menunjukkan bahwa kami memiliki kondisi fisik untuk bisa mewujudkannya, Lyon hanya memiliki satu tembakan tepat sasaran. Namun, target utama kami adalah menjuarai liga."
Bonucci lalu mengakui bahwa kekalahan 1-0 dari Lyon dalam duel leg pertama pada Maret lalu terbukti menentukan, sembari membela performa rekan-rekan setimnya.
"Kami mungkin seharusnya bisa bermain lebih baik saat tandang, pertandingan seperti ini dimainkan selama lebih dari 180 menit. Sayang sekali, karena kami memberikan segalanya," imbuhnya.


