Lautaro Martinez Inter 2020-21Getty Images

Bomber Inter Lautaro Martinez Temui Psikolog Demi Tingkatkan Disiplin

Striker Inter Lautaro Martinez mengaku bahwa ia menemui psikologis demi memperbaiki catatan disiplinernya.

Ia diisukan akan menyebrang ke Barcelona pada musim panas tahun lalu namun justru memilih menetap di Italia dan membantu klubnya meraih Serie A.

Namun pemain 23 tahun ini tak sepenuhnya puas atas performanya – terutama soal jumlah kartu kuning yang ia terima. Ia mengaku telah mengambil langkah demi memperbaiki hal ini.

"Saya berada di tahap penting dalam karier saya, dan tahun ini saya merasakan sesuatu yang sebelumnya tidak saya ketahui," jelas Lautaro saat berbicara kepada wartawan di kampung halaman, Argentina.

"Saya bahagia dan puas atas karier saya, semua yang saya lakukan di Inter membantu saya saat bersama tim nasional. Saya meningkat secara fisik, saya telah berlatih secara hati-hati demi mencapai performa puncak."

"Yang lebih rumit justru soal memperbaiki mentalitas saya. Menjadi seorang ayah telah membantu saya menyelesaikan berbagai hal di luar lapangan. Seorang psikolog membantu saya mengurangi protes sehingga mengurangi kartu kuning yang saya terima."

"Cek saja statistik dan Anda bisa melihat bahwa saya meningkat. Musim baru sebentar lagi, pun Piala Dunia 2022."

Memang, statistik menunjukkan pilihan Lautaro untuk menemui psikolog terbukti efektif. Selama musim 2019/20, ia menerima 11 kartu kuning di semua kompetisi plus satu kartu merah.

Setahun setelahnya, ia hanya diperingatkan lima kali di Serie A meski memainkan semua laga. Terlebih, ia juga meningkatkan produktivitasnya dengan mencetak 17 gol dan urun 10 assist –  catatan terbaik sepanjang kariernya.

Iklan