Apa yang akan terjadi seandainya Neymar mengenakan seragam Real Madrid alih-alih Barcelona? Sebuah pertanyaan khayalan yang jawabannya terungkap lewat sebuah kesaksian mengejutkan dari dalam tembok Valdebebas.
Dalam sebuah pengakuan yang tak diduga siapa pun, salah satu anggota generasi emas Real Madrid Castilla mengungkapkan bahwa bintang asal Brasil itu hanya tinggal selangkah lagi untuk menjadi pemain Los Blancos, sebelum ia sendiri memutuskan kembali ke Brasil.
Kesaksian dari jantung Castilla
Alex Fernandez, kini pemain klub Uni Emirat Arab Dibba Al-Hisn dan salah satu bintang paling menonjol dari era emas Castilla bersama Morata, Carvajal, dan Sarabia, menjadi tamu terbaru dalam podcast "El After de Post United" di YouTube.
Ketika ditanya soal pemain yang pernah ia hadapi di Castilla dan kemudian menjadi bintang di klub-klub rival besar, jawabannya mengejutkan semua orang.
Fernandez berkata: "Kalau saya beri tahu kalian, kalian tidak akan percaya. Neymar datang untuk menjalani tes performa bersama kami, ada Pablo Sarabia, Dani Carvajal, dan yang lainnya. Ia tinggal di sini selama dua atau tiga pekan."
Ia menambahkan: "Memang benar ia belum seperti Neymar yang kita kenal hari ini, sang bintang dunia, tetapi kalian bisa melihat kilasan bakatnya."
Reprodução/Redes Sociais
Keputusan pulang: dari Brasil
Fernandez mengungkapkan bahwa Neymar sedianya akan menyertai tim ke sebuah turnamen internasional, sebelum semuanya berubah secara tiba-tiba.
Ia melanjutkan: "Ia akan ikut bersama kami ke sebuah turnamen internasional. Dan setelah tiga pekan, mereka memberi tahu kami: tidak, tidak, ia memutuskan untuk tetap di Brasil. Dan tentu saja, di usia itu kalian tidak akan meminta penjelasan soal apa pun."
Ia menjelaskan bahwa keputusan itu bukan berasal dari manajemen Real Madrid yang berpegang teguh pada bakatnya, melainkan keputusan pribadi dari sang pemain dan lingkungannya.
Ia menambahkan: "Saya tidak tahu persis apa yang terjadi, tetapi ia mengatakan waktunya masih terlalu dini. Saya ingat Real Madrid menginginkannya, tetapi anak muda itu memutuskan untuk kembali ke Brasil."
Sarabia adalah bintang yang sesungguhnya
Alex Fernandez menutup pembicaraannya dengan sebuah catatan menarik yang mencerminkan besarnya bakat yang ada di generasi itu, dengan berkata: "Pemain terbaik di generasi itu adalah Pablo Sarabia, dialah yang membuat perbedaan dalam segala hal, bahkan ketika Neymar datang."



