Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

Gianni InfantinoGetty Images

Diterjemahkan oleh

Bom baru: Kekasih Infantino "menerima uang" dari UEFA

Posisi Gianni Infantino, presiden Federasi Sepak Bola Internasional "FIFA", menjadi lebih sulit dari sebelumnya, setelah pengungkapan jurnalistik baru terkait seorang perempuan yang diduga menjalin hubungan asmara dengannya, selama masa kerjanya sebagai sekretaris jenderal Federasi Sepak Bola Eropa "UEFA".

Menurut investigasi yang dipublikasikan surat kabar "Daily Telegraph" Inggris, pada hari Jumat ini, perempuan tersebut memperoleh puluhan ribu poundsterling dari "UEFA" setelah ia menyetujui untuk meninggalkan lembaga itu, dengan latar belakang dugaan hubungan dengan Infantino.

Baca Juga

Nomor 3: Siapa Sosok Tersembunyi FIFA yang Mengguncang Takhta Infantino?

Tuntutan di Parlemen Spanyol untuk Menyingkirkan Maroko dari Penyelenggaraan Piala Dunia 2030

Perkembangan ini muncul di saat Infantino sudah menghadapi tekanan yang meningkat untuk mengundurkan diri dari jabatannya, setelah gagalnya rencana kontroversialnya terkait penjualan sebagian hak Piala Dunia.

Investigasi terkait perilaku Infantino selama masa kerjanya di "UEFA" ini diperkirakan akan membuka pintu bagi penyelidikan baru terhadap masa depannya di puncak "FIFA".

Bagaimana Infantino Bisa Dipaksa Mundur?

Menurut "Daily Telegraph", cara paling sederhana adalah pengunduran diri. Dan apabila kemungkinan ini dikesampingkan, maka mekanisme yang paling jelas adalah pemilihan mendatang pada Maret 2027. Jika cukup banyak federasi menarik dukungan mereka darinya, dan muncul kandidat yang kredibel, maka ia bisa kalah dalam pemilihan atau memutuskan untuk tidak mencalonkan diri.

Regulasi FIFA secara teoretis memuat prosedur untuk menangani setiap pelanggaran etika, tetapi hal yang mencolok dalam pernyataan pekan ini adalah bahwa federasi internasional itu, meski mengakui adanya kesalahan, menegaskan bahwa "semua yang telah dilakukan, dilakukan sepenuhnya sesuai dengan kerangka regulasi FIFA".

Di luar mekanisme resmi ini, tekanan politik terhadap pejabat asal Swiss itu — baik dari para pemimpin dunia maupun federasi anggota — bisa mencapai tingkat yang tak tertahankan.

Mark Carney, perdana menteri Kanada, telah bergabung dengan Andy Burnham, perdana menteri Inggris, dan sejumlah pihak lain yang menyatakan bahwa mereka telah kehilangan kepercayaan terhadap Infantino.

Iklan

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google