FC Barcelona berencana mengajukan tawaran finansial yang lebih baik kepada Atlético Madrid dalam beberapa hari ke depan untuk mendatangkan penyerang asal Argentina, Julián Álvarez, yang menjadi prioritas utama dalam memperkuat lini serang setelah hengkangnya pemain asal Polandia, Robert Lewandowski.
Surat kabar Spanyol “AS” melaporkan bahwa manajemen klub Catalan tersebut sedang menyiapkan tawaran baru yang lebih menggiurkan daripada tawaran awal yang tidak melebihi 100 juta euro, dalam upaya memaksa Atlético Madrid untuk duduk di meja perundingan yang serius.
Meskipun Presiden Barcelona, Joan Laporta, dalam pernyataannya saat tiba di kota Dallas, Amerika Serikat, kemarin Senin untuk menghadiri pertandingan semifinal Piala Dunia antara Spanyol dan Prancis, menegaskan bahwa “penawaran yang diajukan sangat besar, tetapi tidak tanpa batas,” kenyataannya menunjukkan bahwa manajemen klub Catalan menyadari perlunya menaikkan nilai penawaran untuk menyelesaikan kesepakatan tersebut.
Laporta menambahkan: “Saya sudah sangat jelas dalam pembicaraan terakhir saya dengan Miguel Ángel Gil Marín (ketua Atlético Madrid). Awalnya ada sedikit kesalahpahaman mengenai tawaran yang kami ajukan, dan saya telah menjelaskannya kepadanya; sejak saat itu, kami belum membuat kemajuan lebih lanjut.”
Tawaran yang Mengundang Cemoohan
Penawaran awal yang diajukan Barcelona, yang tidak melebihi 100 juta euro, telah memicu gelombang ejekan di kalangan suporter Atlético Madrid di media sosial, terutama karena nilai klausul pelepasan dalam kontrak sang pemain mencapai 500 juta euro, dan Real Madrid telah secara terbuka menawarkan 150 juta euro untuk merekrutnya, tawaran yang sejak awal ditolak oleh Atlético.
Namun, situasinya berubah drastis setelah pernyataan terbuka Álvarez selama partisipasinya di Piala Dunia, ketika ia mengungkapkan keinginannya untuk hengkang, dengan mengatakan: “Transfer ini ‘yang terbaik bagi semua pihak’ dan karena ia ‘ingin mewujudkan mimpinya’,” kata-kata yang benar-benar mengubah arah permainan dan membuka pintu bagi Barcelona.
Flick enggan menunggu
Pelatih asal Jerman, Hansi Flick, bersikeras tidak akan menunggu hingga penutupan jendela transfer musim panas untuk mengetahui susunan skuad akhirnya, seperti yang terjadi pada dua musim pertamanya bersama klub, ketika ia memulai musim dengan pemain yang belum didaftarkan atau kepergian mendadak di menit-menit terakhir, seperti yang terjadi pada bek Iñigo Martínez.
Laporta menjelaskan begitu tiba di Amerika Serikat, “Jelas kami tidak akan mengikuti langkah siapa pun. Kami akan menerapkan gaya kami sendiri. Penawaran ini belum final, dan kami akan mengumumkan masa berlakunya nanti. Kami mengajukan penawaran ini dengan tujuan merekrut pemain yang disukai pelatih dan direktur olahraga.”
Batas Waktu Akhir
Pihak Barcelona menegaskan bahwa akhir Juli atau awal Agustus mendatang merupakan batas waktu akhir untuk mengetahui apakah kesepakatan ini akan terwujud atau apakah manajemen olahraga harus mencari alternatif lain untuk menggantikan kepergian Lewandowski.
Tampaknya langkah pertama yang harus diambil Barcelona adalah menaikkan nilai tawaran finansial secara signifikan, dengan harapan hal itu setidaknya cukup untuk memaksa Atlético Madrid membuka pintu negosiasi yang serius, terutama setelah sang pemain sendiri menyatakan keinginannya untuk hengkang dan mewujudkan mimpinya mengenakan seragam Blaugrana.




