Milos Degenek tampak sangat terpukul setelah mengetahui dirinya menjadi penyebab utama kegagalan Australia melaju lebih jauh di Piala Asia 2019.
Socceroos gagal mempertahankan titel turnamen yang mereka raih pada 2015 lalu setelah harus terhenti di perempat-final setelah kalah tipis 1-0 dari tuan rumah, Uni Emirat Arab (UEA), Jumat (25/1) kemarin.
Gol tunggal kemenangan UEA lahir tak lepas dari blunder fatal Degenek. Bek berusia 24 tahun itu salah perhitungan ketika melepaskan umpan ke kiper Mat Ryan, bola pun direbut Ali Mabkhout dan lantas membobol gawang Australia pada menit ke-68.
"Jelas kami tersingkir karena kesalahan saya," sesal Degenek kepada FOX Sports selepas laga yang berlangsung di Hazza bin Zayed Stadium, Al Ain.
"Saya membuat tim terjatuh, rekan-rekan yang lain dan juga negara ini. Jelas situasi yang mengerikan, sulit rasanya berada di posisi saya, tapi inilah hidup, inilah sepakbola, itu terjadi."
Degenek bakal melanjutkan kariernya sebagai pemain profesional di Arab Saudi pada tahun ini setelah meneken kontrak dengan Al Hilal.
Getty