Mario Balotelli adalah jawaban untuk masalah striker Italia dan ia harus dipanggil kembali untuk play-off Piala Dunia 2022, demikian menurut saudaranya.
Azzurri, yang menjadi juara Euro 2020, gagal meraih kemenangan yang dibutuhkan untuk bisa lolos ke putaran final dan mereka justru ditahan imbang 0-0 oleh Irlandia Utara dalam laga terakhir Grup C, Selasa (16/11) dini hari WIB.
Hasil imbang itu membuat Italia harus puas finis sebagai runner-up grup, tertinggal dua poin dari Swiss yang gagal mereka kalahkan dalam dua pertemuan sebelumnya yang diwarnai dengan dua momen kegagalan penalti Jorginho.
Dalam beberapa bulan terakhir, Italia secara umum harus berjuang untuk mencetak gol dan cederanya Ciro Immobile menunjukkan kurangnya alternatif yang layak.
Beberapa orang meminta Balotelli untuk dibawa kembali ke Nazionale oleh mantan manajer Inter Milan dan Manchester City, Roberto Mancini.
Balotelli, yang kini berusia 31 tahun, bermain di Turki bersama Adana Demirspor, dengan sejauh ini mencetak lima gol dan membuat dua assist dari 13 pertandingan resmi.
"Kami bukan tim seperti Prancis, yang memiliki pemain-pemain seperti Karim Benzema, Kylian Mbappe, dan Olivier Giroud," ujar Enock Barwuah kepada Notizie.com.
"Dengan segala hormat untuk Italia, kita tidak memiliki pilihan serangan seperti itu. Inilah sebabnya mengapa seseorang seperti Balotelli tidak bisa diabaikan, bahkan hanya sebagai bagian dari skuad."
"Saya tidak mengerti bagaimana Mario bisa ditinggalkan di rumah. Ia mungkin tidak memiliki rekor paling luar biasa di berbagai klubnya, tapi ketika mengenakan jersey Italia, dia berubah."
"Sangat mengecewakan ketika menyangkut Mario, ornag tidak melihat apa yang dia lakukan di lapangan, melainkan apa yang terjadi di luarnya. Ia sangat mencintai Nazionale dan tidak bermain untuk Italia selama empat tahun, meski dia mencetak gol lebih banyak dari pemain-pemain lain yang dipanggil."
"Lihat, ia tidak akan pernah melakukan apa yang dilakukan Immobile dan Andrea Belotti, dia bukan orang yang bekerja keras untuk tim, tapi dia memiliki karakteristik lain dan bisa mencetak gol entah dari mana."
"Untuk tim yang sedang berjuang untuk mencetak gol, dia akan menjadi ideal."
Balotelli memiliki 36 caps bersama timnas senior, dengan mencetak 14 gol. Ia melakoni debutnya pada Agustus 2010. Penampilan terakhirnya bersama timnas adalah ketima imbang 1-1 lawan Polandia di UEFA Nations League pada 7 September 2018.
