Paul Pogba menyebut dirinya sebagai seorang "pecundang yang buruk" yang sangat merindukan meraih trofi lagi di Manchester United, namun gelandang asal Prancis itu yakin timnya bertekad untuk memecahkan catatan tanpa gelar utama sejak 2017.
The Red Devils belum meraih trofi utama lagi sejak mereka memenangkan Liga Europa 2017 di bawah asuhan Jose Mourinho, dengan Ole Gunnar Solskjaer belum merasakan kesuksesan seperti itu.
Di bawah asuhan Solskjaer, Pogba menemukan kembali performa terbaiknya dalam beberapa bulan terakhir. Ia bertekad untuk memutus catatan tanpa gelar utama dengan klub kini akan tampil di semi-final Liga Europa.
"Secara pribadi, saya sangat merindukannya dan merasa seperti saya merindukan sesuatu," ujar Pogba kepada Sky Sports ketika ditanya tentang bagaimana rasanya mengangkat trofi. "Kami harus memenangkan sesuatu."
"Saya hanya ingin memenangkan sesuatu; saya tidak suka bermain dan tidak menang. Saya adalah pecundang yang buruk, saya akan selalu menjadi pecundang yang buruk, jadi setiap kali saya bermain, saya ingin menang."
"Secara pribadi, kami sangat menginginkannya. Saya pikir kami semakin dekat; menurut saya, ada perbaikan."
"Ketika saya mengatakan ada peningkatan, klub ini memiliki tujuan dan sasaran yang besar yang ingin kami capai dan itu adalah untuk menang dan memiliki trofi di tangan. Itulah yang kami inginkan dan itu akan menjadi langkah yang besar."
"Saya senang, kami ada di sana, dan kami dekat. Kami masih berkompetisi di Liga Europa, kami masih memiliki sesuatu untuk diperjuangkan."
"Kami masih memiliki liga, selama [Manchester] City tidak memiliki trofi, kami akan terus bekerja dan bermain. Kami masih memiliki peluang untuk memenangkan sesuatu pada tahun ini, jadi mengapa tidak?"
United akan menghadapi AS Roma di dua leg semi-final Liga Europa, yakni pada akhir April dan awal Mei mendatang.


