Kai Havertz Man City vs Chelsea Champions League final 2020-21Getty Images

Bintang Chelsea Kai Havertz Incar Posisi Striker Di Timnas Jerman

Kai Havertz berkata ia mengincar posisi striker di tim nasional Jerman, dan Hansi Flick memang dikabarkan berhasrat untuk memberikan tanggung jawab di depan gawang kepadanya.

Penyerang Chelsea itu lebih sering dimainkan di belakang striker murni selama berkarier di level klub meski kadang didapuk sebagai No. 9 bersama The Blues dan bekas klubnya Bayer Leverkusen.

Menjelang pertandingan pertama Die Mannschaft di bawah arahan Flick setelah mundurnya Joachim Low, pemain 22 tahun itu menyatakan kesenangannya bermain sebagai striker dan yakin bahwa ia mampu bermain bagus jika diberi posisi tersebut.

"Saya bisa mengisi peran tersebut," ujar Havertz kepada Bild saat ditanyai apakah ia mampu mengisi posisi striker di timnas. "Saya pernah bermain sebagai striker tengah di Leverkusen, dan kadang-kadang di Chelsea."

"Saya belum tahu bagaimana taktik Hansi Flick. Saya menyukai posisi sebagai penyerang tengah di dalam kotak, di dalam area penalti, bertanggung jawab memimpin lini depan, dan mencetak gol."

"Itu posisi yang saya incar. Saya tak sabar mengikuti latihan pertama bersama Hansi Flick di akhir Agustus dan awal September. Saya tak masalah dengan posisi tersebut."

Sejak menjuarai Piala Dunia 2014 di Brasil, Jerman mengalami kemunduran meski perlahan di bawah asuhan Low, dan yang paling memalukan tentu saat terdepak dari putaran grup selaku juara bertahan di Rusia 2018.

Die Mannschaft memang berhak melaju hingga fase gugur di Euro 2020, tetapi harus ditaklukkan Inggris - yang akhirnya menjadi finalis - di babak 16 besar. Namun di bawah kepemimpinan baru, Havertz optimistis negaranya bisa kembali menunjukkan kedigdayaan di Qatar 2022 tahun depan.

"Beberapa tahun belakangan tidak positif. Itulah mengapa harus banyak yang diubah," imbuhnya. "Bagaimanapun juga, kami yakin kami memiliki tim yang sangat bagus dengan pemain hebat."

"Kami telah memulai berubahan selama beberapa tahun terakhir, banyak pemain baru yang timbul karenanya. Itu menguntungkan saya. Kami harus menemukan kekuatan lama kami dalam membangun mentalitas kemenangan, laga demi laga, bulan demi bulan."

"Menjuarai Piala Dunia 2022 bukanlah tugas mudah, tapi tak ada yang meragukan kualitas dan kedalaman skuad. Kami bisa kembali di puncak dunia."

Havertz akan mencicipi rasa Jerman di bawah Flick untuk pertama kalinya jika tampil di kualifikasi Piala Dunia bulan depan versus Liechtenstein, Armenia, dan Islandia.

Namun, sebelumnya ia harus memastikan langkah awal Si London Biru tetap cemerlang setelah menjuarai Super Cup dan menang telak atas Crystal Palace di partai pembuka Liga Primer baru.

Kekuatan mereka akan diuji dengan menghadapi rival sekota Arsenal, Minggu (22/8), yang disengat oleh tim promosi Brentford 2-0 di laga pertama EPL mereka.

Iklan
0