PSSI sudah menyiapkan rencana cadangan untuk timnas Indonesia U-19, bila akhirnya Piala Asia U-19 ditunda. Pasukan Garuda Muda bakal melanjutkan program pemusatan latihan (TC) di Eropa.
Munculnya kemungkinan tersebut setelah federasi sepakbola Uzbekistan (UFA), mendapatkan surat dari AFC, yang mempertimbangan seluruh turnamen di Asia mulai dari Piala Asia U-16, Piala Asia U-19, hingga Piala Asia Futsal dijadwal ulang. Penyebabnya karena pandemi virus corona yang belum berakhir.
Berkaitan dengan surat yang dikirim tersebut, komite eksekutif AFC akan mengambil keputusan ideal tentang masalah ini. Jadwal ketiga turnamen di Asia tersebut bakal diumumkan dalam waktu dekat ini.
Di tengah ketidakpastian tersebut timnas Indonesia U-19 tetap terbang ke Kroasia untuk melangsungkan TC, besok (29/8). Sebanyak 30 pemain diboyong untuk mengikuti agenda tersebut.
Saat berada di Kroasia, timnas Indonesia U-19 tak hanya sekadar berlatih saja, melainkan juga bakal ikut serta dalam turnamen, yang berlangsung 2 sampai 8 September mendatang. Adapun negara yang ikut dalam ajang itu yakni Bulgaria, Arab Saudi, serta tuan rumah Kroasia.
"Rencana awalnya dari Kroasia langsung ke Uzbekistan, tapi nanti tetap lanjut TC dan pindah ke Turki, Spanyol, atau Portugal [jika Piala Asia U-19 batal]," kata ketua umum PSSI Mochamad Iriawan, di Stadion Madya, Senayan, Jumat (28/8).
PSSI"Kami sedang berkoordinasi dengan federasi Turki, Spanyol, dan Portugal. Sejauh ini baru federasi Turki yang menjawab. Kalau Shin Tae-yong dia berharapnya kami ke Portugal," ucap sosok yang karib disapa Iwan Bule tersebut.
Di sisi lain, Iriawan menyampaikan tidak khawatir dengan kembali meningkatnya kasus virus corona di Kroasia. Ia menjelaskan Bagas Kaffa dan kawan-kawan akan mendapatkan protokol kesehatan yang ketat selama melangsungkan TC.
"Kami baru bertemu dengan duta besar Indonesia untuk Kroasia, beliau langsung membantu kami. Pertama masalah protokol [kesehatan], kedua komunikasi dengan pemerintah setempat. Memang di semua negara hampir ada kenaikkan daripada yang terjangkit virus corona ini," ucapnya.
"Jadi mereka [timnas Indonesia U-19] langsung masuk ke training camp, di situ sudah siap dengan lapangan yang ada, tidak ke mana-mana. Jadi di situ hotelnya, mereka berlatih di sana, masuk lagi, kemudian juga semua fasilitas ada di sana, sehingga kami pastikan bahwa di situ aman," ia menambahkan.
