- Messi bukan mejadi alasan Guardiola menarik keluar Haaland
- Guardiola menginginkan City mengendurkan serangan
- Haaland biasanya ditarik keluar jika sudah mencetak hat-trick
APA YANG TERJADI? Manajer Manchester City Pep Guardiola mempunyai alasan tersendiri dengan menarik keluar Erling Haaland ketika menggasak RB Leipzig 7-0 pada leg kedua 16 Besar Liga Champions, Rabu (15/3) dini hari WIB. Dalam pertandingan itu, Haaland mencetak glut pada menit ke-22, 24, 45+2, 53 dan 57. Haaland sempat menyampaikan kepada Guardiola bila dirinya ingin mencetak double hat-trick. Namun harapan itu pupus, karena Guardiola menariknya keluar pada menit ke-63 untuk digantikan dengan Julian Alvarez.
APA YANG DIKATAKAN? Guardiola pun mengungkapkan alasannya hanya memainkan Haaland selama sekitar satu jam. “Jika dia mencapai torehan itu di usia 22, 23 [tahun], kehidupannya akan membosankan,” seloroh Guardiola dikutip laman Manchester Evening News. “Dia tidak akan mempunyai target lagi untuk dicapai di masa depan, baik di sini dan di mana pun. “Itu sebabnya saya melakukan pergantian pemain. Saya tidak tahu tentang [Lionel] Messi dengan [Bayer] Leverkusen.”
GAMBARAN BESAR: Guardiola juga menyebutkan pertandingan sudah berakhir ketika City memimpin 6-0 sebelum Haaland ditarik keluar. “Saya melakukan pergantian pemain, karena biasanya ketika pertandingan 'selesai', kami ingin mereka bermain,” ungkap Guardiola. “Biasanya, ketika dia mencetak hat-trick setelah 60 hingga 65 menit, saya juga akan melakukan pergantian pemain. Masalahnya, jika kami tidak mencetak dua atau tiga gol, dia pasti dijadikan sasaran kritik. Itu kenyataannya.”
DALAM FOTO:
Getty Images
Getty
Getty ImagesAPA SELANJUTNYA? Selepas berpesta ke gawang Leipzig, Haaland selanjutnya akan mempersiapkan diri untuk melakoni pertandingan lainnya, Piala FA. The Citizen dijadwalkan menghadapi Burnley pada laga perempat-final di Stadion Etihad, Minggu (19/3) dini hari WIB.




