Kendati sepakbola Indonesia nihil pada tahun 2020, namun AFC masih berbaik hati dengan memberikan dua slot kepada klub Indonesia untuk menjadi wakil di kompetisi Piala AFC tahun mendatang.
Namun, tentunya menjadi tanda tanya siapa klub yang bakal diutus mewakili Indonesia pada event tersebut, karena tidak ada liga yang tuntas sepanjang 2020. PSSI pun akan segera memberikan kepastian soal hal tersebut.
Saat ini ada beberapa klub yang menyatakan siap untuk menjadi wakil Indonesia di Piala AFC 2021. Tentunya klub tersebut harus memiliki standar lisensi klub profesional AFC, yang sudah melalui verifikasi beberapa waktu lalu.
Terdapat tujuh klub yang mendapatkan lisensi tersebut. Antara lain Persib Bandung, Borneo FC, Bhayangkara Solo FC, Arema FC, Persipura Jayapura, Bali United, dan Persija Jakarta. Mereka pun difavoritkan untuk ke Piala AFC.
Bhayangkara yang baru pindah ke Solo menegaskan bahwa mereka sangat siap jika saja PSSI memberikan kepercayaan untuk menjadikan mereka wakil Indonesia di Piala AFC. Hal ini dinyatakan oleh Sumardji, selaku COO.
"Kalau kami disuruh main di Piala AFC ya kami pasti siap. Karena itu kan mewakili indonesia juga. Untuk main kami pasti akan di Solo. Pokoknya kalau PSSI tunjuk kami jadi wakil, kami pasti siap," tegas Sumardji kepada media.
Goal / Farabi FirdausyThe Guardian memang baru saja bermigrasi ke Solo dan menggunakan Stadion Manahan sebagai venue mereka. Tim arahan pelatih Paul Munster tersebut sangat antusias dan penuh harap dengan kepindahan ke Solo ini.
Sumardji sendiri tidak berharap banyak bahwa PSSI bakal mengutuskan Bhayangkara sebagai salah satu wakil Indonesia di Piala AFC 2021. Pria yang menjabat sebagai Komisaris Besar Polisi itu hanya menegaskan kesiapan pihaknya.
"Memang seharusnya siapa? Juara kan? Ya pokoknya tinggal tunggu saja siapa yang jadi wakil di Piala AFC nanti," tukas Sumardji.
PSSI akan mengumumkan siapa yang jadi wakil Indonesia pada Piala AFC tahun depan, 22 Desember nanti. Bali United diunggulkan menyegel satu slot, karena status mereka masih sebagai juara bertahan kompetisi Liga 1.
PSM Makassar yang mendampingi Bali United pada kompetisi Piala AFC 2020 tidak akan mendapat kepercayaan untuk tahun depan. Pasalnya, juara bertahan Piala Indonesia tersebut gagal mengantongi lisensi klub profesional AFC.


