Bhayangkara FC Tetap Bermarkas Di Stadion PTIK

Tim Bhayangkara
Mario Sonatha
Sementara itu, penyerang The Guardian Herman Dzumafo mengaku tidak sabar kembali bertanding di Liga 1.

Bhayangkara FC tak akan pindah kandang saat pertandingan Liga 1 musim ini dilanjutkan. Pasukan Paul Munster tersebut tetap menjamu lawan-lawannya di Stadion PTIK, Jakarta Selatan.

Padahal, DKI Jakarta menjadi satu di antara provinsi di Tanah Air yang penyebaran virus corona masih luas. Berdasarkan data per hari ini, Jumat (17/7), ditemukan 253 kasus baru sehingga total ada 15.889 pasien yang terkonfirmasi positif. 

Namun, COO Bhayangkara FC Sumardji menyampaikan pihaknya belum menyiapkan tempat lain untuk dijadikan kandang. Stadion PTIK, masih menjadi pilihan The Guardian untuk pertandingan di Liga 1.

"Kalau untuk masalah stadion, kami tidak akan pindah. Kami hanya akan menggunakan Stadion PTIK saja untuk lanjutan Liga 1 nanti," kata Sumardji saat dihubungi awak media.

Berdasarkan surat PT Liga Indonesia Baru (LIB) bernomor 244/LIB-COR/VII/2020, Liga 1 digelar pada 1 Oktober mendatang. Seluruh pertandingan dilangsungkan di Pulau Jawa, dengan tanpa penonton.

Klub yang berasal dari Pulau Jawa, diperbolehkan menggunakan stadionnya sendiri, dengan catatan tidak masuk zona merah virus corona. Sementara untuk kontestan di luar Pulau Jawa, PT LIB menyiapkan lokasi di Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya.

Selebrasi Herman Dzumafo - Bhayangkara FC

Penyerang senior Bhayangkara FC Herman Dzumafo menyambut positif kepastian kembali digelarnya Liga 1 musim ini. Ia mengaku sudah tidak sabar untuk bertanding dengan rekan setimnya.

Bahkan, Dzumafo memastikan kondisinya siap tempur. Hal tersebut tak lepas dari latihan rutin yang dilakukannya selama ini, baik secara mandiri atau dengan beberapa pilar Bhayangkara FC di Stadion PTIK.

Artikel dilanjutkan di bawah ini

"Bisa dibilang [kondisi fisik] bagus tidak masalah, kalaupun besok tanding, fisik saya dan teman-teman tidak masalah. [Tapi] kami belum tahu kapan latihan resmi lagi, sekarang kami masih tunggu dari manajemen saja," ucap sosok berusia 40 tahun tersebut.

Sebelum Liga 1 dihentikan, Bhayangkara FC sudah bermain tiga kali. Seluruh laga yang dimainkan Ruben Sanadi dan kawan-kawan berakhir dengan imbang.

Alhasil, Bhayangkara FC untuk sementara menduduki peringkat 11. Juara Liga 1 2017 tersebut mengemas tiga poin atau terpaut enam angka dari Persib Bandung yang berada di pucuk klasemen.

Tutup