OLEH MUHAMMAD RIDWAN
COO Bhayangkara FC Sumardji, merasa tak habis pikir dengan keputusan mundurnya jadwal Liga 1 2018. Menurutnya, hal ini merugikan timnya karena dana terus bertambah.
Sampai sekarang, kepastian bergulirnya kompetisi kasta teratas nasional tersebut masih tanda tanya. Setelah sebelumnya, dijadwalkan bergulir pada 10 Maret, tapi direvisi lagi di antara tanggal 18-25 Maret mendatang.
Ini merupakan kali keempat PT Liga Indonesia baru (LIB) selaku operator kompetisi memundurkan jadwal. Sebelumnya, mereka berencana menghelat Liga 1 pada 24 Februari, yang diundur lagi ke 3 Maret 2018.
Salah satu faktor yang membuat jadwal terus molor karena PT LIB dituntut melunasi utangnya kepada klub. Sebab, mereka masih menunggak uang subsidi, hak siar dan rating televisi.
"Kami harus mencari tambahan anggaran untuk membayar para pemain. Anggaran kami hanya sampai November saja," ucap Sumardji.
PT LIB bakal menentukan kepastian jadwal Liga 1 pada saat Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Rencananya, agenda tersebut dilaksanakan pada 8 Maret mendatang di Jakarta.


