Serdy Ephy Fano - Timnas Indonesia U-19Bhayangkara FC

Bhayangkara FC Resmi Depak Serdy Ephyfano

Bhayangkara Solo FC mengambil sikap tegas kepada pemain mudanya, Serdy Ephyfano, yang tidak berhenti bikin heboh beberapa pekan ini. Setelah dicoret timnas Indonesia U-19, masalah Serdy tidak selesai di situ.

Terbukti bahwa pemain yang berposisi sebagai gelandang dan striker ini berpesta 'dugem' pada malam ia pulang larut ke hotel timnas U-19 pada saat pemusatan latihan (TC) di Jakarta. Video viral itu bikin warganet geram.

Serdy nampak bersama Yudha Febrian menikmati malam dengan 'dugem' dan beredar di media sosial yang akhirnya berujung pada pemulangan kedua pemain tersebut dari TC. Bhayangkara pun ikut kesal pada video tersebut.

Klub yang kini bermarkas di Stadion Manahan Solo tersebut memutuskan untuk memecat Serdy dari skuad. Awalnya The Guardian sangat ingin membuat Serdy sadar dan berubah, namun video viral tersebut dianggap memalukan.

"Bhayangkara Solo FC mewajibkan seluruh pemain untuk menjaga attitude dan kedisiplinan baik di dalam dan diluar lapangan,” tegas Yogi Hermawan, yang menjabat sebagai manajer Bhayangkara, dikutip laman resmi klub, Jumat (4/12).

Pihak klub tetap berharap Serdy tidak berhenti belajar dari kesalahannya, dan menyadari bahwa hal tersebut harus dilakukan secepat mungkin. Pasalnya, ini bukan kasus pertama Serdy harus menerima pencoretan karena indisipliner.

"Setiap insan tidak ada yang sempurna, semoga Serdy tetap semangat dan memperbaiki kekurangan sehingga ke depan dia dapat memenuhi cita-citanya menjadi pemain bola profesional yang mampu mengharumkan nama bangsa,” urai Yogi.

"Bhayangkara berharap kejadian ini menjadi bahan introspeksi Serdy. Yang bersangkutan pemain bertalenta, umur masih muda dan masih memiliki kesempatan ke depannya,” tutup sosok yang berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) itu.

Pada Agustus lalu Serdy dicoret oleh pelatih Shin Tae-yong lantaran telat datang latihan, akibatnya ia juga tidak jadi diberangkatkan untuk TC di Kroasia. Tae-yong masih baik, karena kembali memberinya kesempatan. Namun lagi-lagi, disia-siakan.

Serdy EphifanoAlvino Hanafi / Goal
Iklan
0