Bhayangkara FC belum bisa mengambil keputusan terkait nasib kontrak seluruh awaknya. The Guardian akan terlebih dahulu kejelasan kompetisi musim ini berlanjut atau tidak dari PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB).
Kompetisi tanah air dihentikan sejak Maret lalu akibat pandemi virus corona. Kini para pemain Bhayangkara FC menjalani latihan mandiri di kediamannya masing-masing untuk menjaga kondisinya.
Sejauh ini PSSI masih berpedoman dengan status tanggap darurat pandemi virus corona dari pemerintah yang berakhir pada 29 Mei 2020. Bila statusnya diperpanjang kompetisi musim ini dinyatakan berakhir.
"Kami dari manajemen belum berbicara kepada pemain, pelatih, ofisial, dan staf pelatih terkait masalah kontrak atau sebagainya sampai saat ini. Begitu pula dengan para sponsor," kata COO Bhayangkara FC Sumardji saat dihubungi awak media.
"Kami tidak mau gegabah. Sekarang kami mau menunggu keputusan PT LIB dan PSSI seperti apa terkait kompetisi ini. Setelah itu, kami akan putuskan bagaimana kontrak pemain dan sebagainya ke depannya," Sumardji menambahkan.
Seandainya kompetisi musim ini berakhir, PSSI telah menyiapkan skenario lain. Federasi sepakbola nasional tersebut bakal menggelar turnamen pada September mendatang.


