Besiktas pada Minggu menelan kekalahan pertamanya musim ini. Alanyaspor terbukti jauh lebih efektif ketimbang tim asal Istanbul itu: 1-0. Nuno Lima mencetak satu-satunya gol, tetapi terutama momen mencolok yang melibatkan Leandro Trossard akan mendominasi tajuk utama media Turki. Winger Belgia itu dipukul di wajahnya, tetapi aksi tersebut tidak dihukum.
Besiktas, yang selain Trossard juga menurunkan antara lain Orkun Kökçü dan Václav Cerný sebagai starter, sempat mengira unggul setelah hampir dua puluh menit ketika Oh Hyeon-gyu sukses menanduk bola masuk. Namun, wasit menilai pemain Korea Selatan itu terlalu jelas menarik jersey lawan langsungnya sehingga gol tersebut dianulir.
Tak lama kemudian terjadi momen yang sangat mencolok. Trossard dipukul di wajahnya dari belakang oleh Fidan Aliti, tetapi yang membuat Besiktas tak habis pikir, wasit tidak melakukan apa pun dan VAR juga tidak turun tangan. Besiktas membagikan gambar-gambar insiden itu, yang dengan cepat mendapat puluhan ribu tanda suka.
Besiktas mengancam pada fase akhir babak pertama lewat Trossard dan Kökçü, tetapi tembakan mereka tidak cukup akurat untuk membuka skor.
Rekrutan top Dusan Vlahovic menjalani debutnya pada menit ke-57 dan segera melepaskan tembakan berbahaya sambil berputar tak lama setelah masuk. Kiper Paulo Victor juga mampu menggagalkan upaya ini.
Dua puluh menit sebelum waktu normal berakhir, Alanyaspor menghantam. Florent Hadergjonaj mengirim sepak pojok ke tiang dekat, tempat Nuno Lima menanduk bola dengan sangat meyakinkan ke tiang dekat: 1-0.
Bahkan di masa injury time Besiktas tetap tidak mampu mencetak gol, sehingga klub itu menelan kekalahan pertamanya di bawah pelatih Vincenzo Italiano. Kamis nanti Besiktas kembali beraksi, kali ini di play-off Liga Europa melawan Kauno Zalgiris.





