Terlepas dari perayaan liar gol pembuka kemenangan timnas Portugal atas Swiss, Bernardo Silva memilih untuk berlari kembali ke lapangan.
Goncalo Ramos, yang menjadi starter pengganti Cristiano Ronaldo, membuka keunggulan Portugal sejak menit ke-17.
Tapi, dengan selebrasi bersama pemain pengganti di luar lapangan, Silva dengan cepat menyadari bahwa hal ini bisa menjadi bumerang. Ia lalu berlari kembali ke lapangan permainan dan berdiri di dekat bendera sepak sudut.
Fans Inggris mungkin ingat kala Kieran Trippier melakukan hal serupa pada Piala Dunia 2018 ketika Harry Kane mencetak gol di menit berdarah melawan Tunisia pada fase grup.
Hal itu dilakukan lantaran Silva (dan Trippier) merasa tim lawan dapat memulai kembali pertandingan jika kesepuluh pemain non-kiper telah meninggalkan lapangan.
Namun, FIFA kemudian menyanggah teori yang menyebut bahwa kasus seperti itu bisa terjadi.
Berdasarkan Laws of the Game no. 8 FIFA, salah satu syarat sepak mula untuk memulai kembali permainan setelah gol dicetak adalah “semua pemain, kecuali pemain yang melakukan sepak mula, harus berada di separuh lapangan permainan mereka sendiri.”
Oleh karena itu, Silva sebetulnya tidak perlu khawatir dan mungkin para pemain lainnya masih belum menyadari bahwa teori yang diyakini sebelumnya ternyata tidak benar.
Adapun laga berakhir dengan kemenangan impresif Portugal atas Swiss dengan skor 6-1. Skuat Seleccao das Quinas melaju ke perempat-final untuk menghadapi Maroko, Sabtu (10/12).
