Liga 1 2019 - Footer Banner

Berkiprah Di Liga 3, Persijap Jepara Kembali Tunjuk Pelatih Asing


LIPUTAN   AURELIUS BALAKOSA     DARI   JEPARA

Berkompetisi di Liga 3 2019 tidak membuat Persijap Jepara setengah-setengah dalam mempersiapkan tim. Manajemen Persijap secara resmi menunjuk Fabio Oliveira sebagai pelatih, setelah sebelumnya menjadi karteker dalam proses seleksi pemain.

Ini untuk kedua kalinya Persijap menunjuk pelatih asing, setelah pada musim lalu juga di level kompetisi yang sama mereka dilatih pelatih asal Jerman, Patrick Sofian Ghigani. 

CEO Persijap, Esti Puji Lestari, mengatakan penunjukkan Fabio sangat tepat untuk mengarsiteki Laskar Kalinyamat pada kompetisi Liga 3. 

"Saya rasa cocok coach Fabio menjadi pelatih Persijap dan paham yang saya mau. Kebetulan SOP juga sudah ada dari konsultan, coach Fabio tinggal menjalankan sesuai strategi-strategi yang diinginkan," kata Esti.

Esti menambahkan, untuk pemilihan asisten pelatih dan pelatih kiper, sepenuhnya akan diserahkan kepada Fabio.

"Jadi saya tidak memaksakan seperti dulu. Antara asisten dan pelatih kiper memang harus cocok dengan coach Fabio. Sekarang ini betul-betul saya serahkan kepada coach Fabio terkait tim pelatih. Saya menginginkan tim pelatih yang benar-benar solid, paham akan tugas dan fungsinya masing-masing," terangnya.

Terkait pengalaman, Esti tidak meragukan lagi kinerja juru taktik kelahiran Rio de Janeiro, berusia 46 tahun tersebut. Dari rekam jejaknya, Fabio merintis karier sebagai pemain di sepakbola Indonesia pada tahun 1996 dengan membela Persita Tangerang, PSPS Padang, dan PSIM Yogyakarta.

Setelah gantung sepatu, Fabio menekuni dunia kepelatihan dan kembali ke Indonesia dengan menjadi asisten pelatih PSM Makassar pada musim 2010/11, lalu Persija Jakarta (IPL), Persebaya Surabaya, Persita Tangerang, dan pernah menjadi asisten pelatih timnas Indonesia.

"Saya tidak meragukan lagi kemampuan dan pengalaman coach Fabio, tinggal bagaimana menyusun strategi yang tepat, dan memilih pemain yang tepat untuk karakter Persijap Jepara," kata Esti.

Sementara itu, Fabio menunjuk Hendry Puji Lesmono sebagai asisten pelatih dan Marzuki sebagai pelatih kiper untuk membentuk karakter tim Persijap dalam mengarungi Liga 3 Nasional. 

Sekadar mengingatkan, pada musim perdana Indonesia Super League (ISL), Persijap Jepara merupakan tim kuda hitam tanpa diperkuat pemain bintang. Di bawah besutan almarhum Junaidi, akrab disapa Bang Jun, tim Kota Ukir ini menjelma menjadi tim yang menyusahkan tim-tim besar di kompetisi. 

Bahkan pada musim kedua ISL, Persijap menjadi satu-satunya tim dari Jawa Tengah yang berkompetisi di kasta tertinggi persepakbolaan Tanah Air dengan bintangnya Evaldo Silva, Pablo Frances, Donny Siregar, Nurul Huda, Amarildo Souza, dan Phaitoon Thiabma.(gk-18)

ARTIKEL TOP PEKAN INI
1.Hazard: Bukan Rahasia, Impian Saya Bela Real Madrid
2.Persija Jakarta Resmi Rekrut Pelatih Asal Spanyol
3.Riccardo Montolivo Tinggalkan AC Milan Dengan Luka
4.Gabung United, Ini Saran Ryan Giggs Untuk Daniel James
5.Hazard Kalahkan Ronaldo, Ini 20 Pemain Termahal Madrid
Selengkapnya:
Daftar Artikel Terlaris Goal Indonesia
Liga 1 2019 - Footer Banner
Iklan
0