Kepercayaan diri kiper PSS Sleman Muhammad Adi Satryo, bertambah jelang bergulirnya Liga 1 2021/22. Kesempatan membela timnas Indonesia yang menjadi penyebabnya.
Adi, menjadi satu di antara pemain yang ikut dalam melakoni Kualifikasi Piala Dunia 2022, beberapa waktu lalu. Ia mengaku dapat pelajaran berharga selama memperkuat timnas Indonesia.
“Ini adalah kali kedua saya dipanggil timnas Indonesia. Tentu banyak hal yang didapatkan, seperti jam terbang dan pengalaman. Saya juga bisa mencuri ilmu dari para senior," Adi.
Selain Adi, ada dua penjaga gawang lain yang dipanggil timnas Indonesia. Mereka adalah Muhammad Riyandi (Barito Putera) dan Nadeo Argawinata (Bali United).
Tak sekadar latihan saja, Adi juga mendapat kesempatan bermain. Ia dipasang ketika timnas Indonesia melaksanakan uji coba melawan Afghanistan.
Pada laga uji coba tersebut timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Afghanistan. Pasukan Shin Tae-yong, takluk dengan skor tipis 3-2.
PSSI“Apa yang saya dapatkan dari sana tentu mental dan jam terbang dalam permainan. Saya juga belajar mengatur teman-teman yang tidak seumuran,” ucapnya.
Mengawal gawang timnas Indonesia bukan perkara mudah. Adi merasa ada beban tersendiri yang didapatkannya karena skuad Garuda dihuni para pemain berkualitas.
“Memang, terasa lebih berat saat bermain bersama timnas Indonesia. Namun, saya bawa santai saja dan nanti bisa diatasi secara pelan-pelan,” ucap pesepakbola berusia 19 tahun tersebut.
Saat ini Adi, sudah mengikuti persiapan bersama PSS untuk Liga 1. Sebelumnya, ia terpaksa absen karena memenuhi panggilan timnas Indonesia.
Dijadwalkan Liga 1 dimulai pada 9 Juli mendatang. Seluruh pertandingan dilangsungkan di Pulau Jawa dengan menerapkan protokol kesehatan ketat dan tanpa penonton.
