Kelolosan Chelsea ke perempat-final Liga Champions 2021/22, disambut gembira Thomas Tuchel. Manajer The Blues tersebut merasa kondisi timnya tidak sedang baik-baik saja.
Chelsea lolos ke babak delapan besar usai mengandaskan Lille. Klub asal London tersebut menang 2-1 pada leg kedua di Stadion Stade Pierre-Mauroy, Kamis (17/3) dini hari WIB.
Kemenangan tersebut membuat agregat Chelsea dengan Lille menjadi 4-1. Pada leg pertama N'Golo Kante dan kawan-kawan menang dua gol tanpa balas.
Situasi Chelsea sedang tidak kondusif usai aset pemilik Roman Abramovich dibekukan pemerintah Inggris. Hukuman tersebut diberikan karena Abramovich dilaporkan punya hubungan dekat dengan Presiden Rusia Vladimir Putin yang menginvasi Ukraina.
Bahkan sebelumnya Abramovich sudah mengumumkan menjual Chelsea. Saudi Media dikabarkan menjadi perusahaan terdepan yang membelinya.
"Sangat menyenangkan, begitu banyak penggemar di sini untuk mendukung tim, rasanya luar biasa. Perempat-final adalah langkah besar. Kami menunjukkan ketahanan dan mentalitas untuk mengatasi kesulitan," kata Tuchel kepada BT Sport.
"Kami melakukan apa yang diperlukan. Kami berusaha keras, dan mendapatkan kemenangan yang pantas. Sulit bermain di sini."
"Chelsea memiliki budaya seperti ini di dalam klub, tempat kami bekerja setiap hari. Apa yang saya temukan sejak hari pertama adalah mentalitas pertama sepakbola. Semua orang mendorong tim setiap tiga hari, semua orang mencapai batas, dan fokus ke sepakbola."
"Kami sudah mencoba menerapkan suasana itu. Budaya ini sudah terpasang, dan ini membantu kami sekarang untuk fokus dengan masa-masa sulit dan mengganggu, karena itu bakal selalu ada."
Sampai sekarang, Chelsea belum terganggu dengan yang tengah dialami Abramovich. Para pemain tetap tampil fokus sehingga bisa meraih kemenangan atas Lille, Norwich City dan Newcastle United.




