Stefan Effenberg menilai Mario Mandzukic merupakan opsi yang lebih cocok bagi Bayern Munich untuk menyabet titel Liga Champions, ketimbang mendatangkan Philippe Coutinho yang lebih berisiko.
Sejumlah pemain menyerang dikabarkan masuk daftar incaran jawara Bundesliga Bayern menjelang penutupan bursa transfer Jerman.
Setelah mengangkut Ivan Perisic dengan status pinjaman dari Inter Milan, Die Roten beberapa kali dikaitkan dengan pemain lain, namun sejauh ini belum membuahkan hasil.
Kabar terkini menyebutkan petinggi klub di Allianz Arena mulai mengarahkan sasaran mereka kepada Coutinho, seiring keinginan Barcelona memulangkan Neymar dari Paris Saint-Germain.
Mengingat banderol yang tinggi, Bayern diyakini hanya satu di antara sedikit klub yang secara finansial mampu menebus pemain internasional Brasil itu, tapi Effenberg tak yakin hal tersebut perlu dilakukan.
“Coutinho tidak tahu Bundesliga atau pelatih [Niko] Kovac, ia tidak bicara bahasa Jerman dan berada di klub top Spanyol tapi bukan pemain reguler," kata Effenberg.
“Ia hanya tampil penuh delapan kali dari 38 pertandingan La Liga, mencetak lima gol dan lima assist. Coutinho memiliki kualitas hebat, tapi transfer ke Bayern akan berisiko.
“Bayern butuh seseorang yang bisa membantu dengan cepat, bukan yang butuh waktu untuk adaptasi, ini bukan risiko. Dan ada solusi lebih baik dibanding Coutinho menurut saya.”
Effenberg menilai Mandzukic-lah yang perlu didatangkan bekas klubnya itu.
“Mandzukic akan menjadi transfer top kedua [setelah Perisic], yang akan membantu Bayern kembali ke tempat yang mereka inginkan — kelompok top Eropa.
“Bayern akan memiliki kesempatan lain memenangkan Liga Champions dan kami mungkin tidak harus bicara tentang Leroy Sane dan Timo Werner.
“Ia memiliki pengalaman luar biasa, tahu Bundesliga dan pelatih Kovac. Ia jarang atau tidak pernah cedera. Mandzukic masih lapar. Ia akan sangat berguna untuk dua atau tiga tahun.”




