Leonardo Bonucci memuji kejelasan filosofi pelatih Roberto Mancini yang banyak menaruh kepercayaan kepada para pemain muda hingga tim nasional Italia mengalami peningkatan.
Mancini menangani Italia sejak Mei tahun lalu, menggantikan Gian Piero Ventura yang mencatatkan sejarah kelam dengan gagal membawa Gli Azzurri lolos ke Piala Dunia 2018.
Itu merupakan kegagalan melaju ke Piala Dunia pertama kalinya yang dialami Italia sejak terakhir pada edisi 1958, membuat Federasi Sepakbola Italia (FIGC) mengambil langkah tegas.
Di bawah arahan Mancini, Italia melakukan regenerasi. Sejumlah pemain muda mendapat kesempatan tampil, di antaranya ada Sandro Tonali, Moise Kean, Nicolo Zaniolo, Nicolo Barella dan Lorenzo Pellegrini.
"Yang berubah, di atas segalanya, adalah pelatih kami," ungkap Bonucci, yang sudah menjadi andalan Italia selepas debutnya pada 2010.
"Ia datang dengan ide yang sangat tepat, yang kemudian menyebar ke seluruh sepakbola Italia. Banyak pemain muda berhasil menunjukkan kemampuan mereka, masing-masing dari mereka memberikan kontribusi."
Italia sukses memenangkan ketiga laga kualifikasi Euro 2020 yang mereka jalanu sejauh ini, mengalahkan Finlandia, Liechtenstein dan Yunani. Mereka mengemas 11 gol dan tanpa kebobolan.
Meski menaruh kepercayaan terhadap banyak pemain muda, Mancini masih tetap mengandalkan duet bek berpengalaman di jantung pertahanan, yakni Bonucci dan rekan setimnya di Juventus, Giorgio Chiellini.
Jelang laga lanjutan Grup J kontra Bosnia-Herzegovina, Bonucci memahami bahwa perannya bersama dengan Chiellini sekarang lebih berarti untuk membantu para pemain muda yang kurang pengalaman untuk berkembang.
"Yang menarik Chiellini dan saya belum kebobolan. Kami mampu menciptakan peluang dan itu membuat kami senang ketika kami bisa memaksimalkannya," lanjut Bonucci.
"Giorgio dan saya punya hubungan persahabatan, di dalam dan luar lapangan, dan kami akan terus seperti ini sampai akhir karier."
"Target kami sekarang adalah untuk membuat para pemain mengerti apa artinya membela tim nasional. Sebuah tim hebat telah diciptakan kembali."
AA