AC Milan diberitakan mengalami kerugian dengan jumlah yang sangat besar dalam kurun waktu lima tahun terakhir.
Corriere dello Sport menyebutkan bahwa Rossoneri berpotensi mengalami kerugian finansial per 30 Juni mendatang sebesar €100 juta untuk jangka waktu setahun ini saja.
Secara keseluruhan, dalam lima tahun terakhir, total kerugian yang dialami raksasa Serie A Italia tersebut mencapai €413 juta.
Masa depan finansial Milan juga belum menemui titik terang, dengan mereka kini masih harus menunggu putusan akhir dalam kasus Financial Fair Play (FFP) yang dijatuhkan UEFA.
Masalah keuangan klub memang menjadi momok Milan selama hampir satu dekade terakhir. Bahkan mereka harus melihat adanya beberapa kali pergantian pemilik.
Tiga kali pergantian pemilik telah terjadi selama tiga tahun terakhir. Yonghong Li yang menggantikan Silvio Berlusconi pada 2017 hingga Elliott Management juga belum mampu menuntaskan permasalahan tersebut.
Kegagalan lolos ke Liga Champions selama enam musim beruntun, atau sejak musim 2012/13 membuat Milan tidak mendapat pemasukan tambahan yang signifikan dan berpengaruh terhadap neraca keuangan klub.
Menurut kalkukasi, untuk musim 2018/19 saja mereka mengalami potensi kerugian €100 juta. Milan harus mencari pemasukan senilai €30 juta untuk menyeimbangkan neraca finansial.
Jumlah tersebut bisa didapat dengan menjual pemain. Beberapa pemain seperti Suso, Krzysztof Piatek, Gianluigi Donnarumma dan Alessio Romagnoli memiliki banderol di atas angka tersebut.



