Bonek dan Bobotoh merupakan kelompok supoter sepakbola tanah air yang memiliki massa besar. Setiap kali Persebaya Surabaya serta Persib Bandung berlaga mereka selalu memberikan dukungan penuh.
Namun, pelatih Persebaya Djadjang Nurdjaman menilai Bobotoh, lebih besar dibanding Bonek. Kondisi tersebut karena hampir seluruh warga asal Jawa Barat, mendukung Persib.
Pria yang disapa Djanur tersebut memang sempat menukangi Persib. Di klub tersebut ia berhasil mengukir tinta emas dengan mengantarkan Maung Bandung juara Liga Indonesia, pada 2014 lalu.
Sedangkan untuk warga Jawa Timur, belum tentu mendukung Persebaya. Situasi ini lantaran suporter terpecah akibat ada sejumlah klub asal Jawa Timur, yang memiliki pendukung fanatik.
"Boleh dikatakan Bobotoh lebih besar karena seluruh Jawa Barat. Kalau Bonek hanya Surabaya karena di sini [Jawa Timur] juga ada Arema FC, Persela [Lamongan], dan tim-tim lainnya. Itu saja perbedaannya," ucap Djanur.




Kendati demikian, Djanur merasa tekanan ketika menukangi kedua klub tersebut serupa. Bonek dan Bobotoh pasti memberikan kritik keras jika timnya tampil kurang bagus.
"Tekanan ketika tidak dapat hasil yang sesuai, tekanannya sama. Apalagi sekarang di era media sosial," ujarnya.
